Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 April 2018 | 23.31 WIB

Efek Miras Oplosan: 51 Tewas, 82 Dirawat

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto. Polisi bersama BPOM tengah menelusuri kandungan zat berbhaya dalam miras oplosan - Image

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto. Polisi bersama BPOM tengah menelusuri kandungan zat berbhaya dalam miras oplosan

JawaPos.com - Rentetan kasus tewasnya warga akibat miras oplosan membikin Polisi begerak cepat.


Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, BPOM bersama Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, dan Laboratorium Forensik Mabes Polri bakal mengulik kandungan miras tersebut.


"Kami akan teliti lebih jauh kandungan-kandungan (berbahayanya). Karena memang (kandungan berbahayanya) ditemukan juga di minuman kemasan plastik dan botol," ujarnya saat ditemui di Hotel Diradja, Mampang, Jakarta, Selasa (10/4).


Setyo mengungkapkan, mereka juga tengah memperdalam latar belakang dan motif dari pada penjual serta pembeli.


"Sudah kami mengamankan sejumlah orang. Sementara sedang kita teliti, beberapa orang kita amankan untuk diminta pertanggungjawaban," terangnya.


Namun menurut Setyo, pihaknya belum berencana membuat satuan tugas khusus untuk menangani kasus ini.


Mabes Polri masih menyerahkannya kepada Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya sebagai satuan wilayah yang terjadi miras oplosan itu.


"Kalau memang di beberapa daerah (ada kasus serupa) maka kita tunggu langkah dari pimpinan Polri," tegas dia.


Setyo menambahkan, peristiwa ini harus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak asal mengonsumsi minuman beralkohol. Apalagi jika tidak jelas produsen atau kandungan dari minuman tersebut.


Dia meminta peran serta masyarakat, terutama keluarga untuk memberi edukasi dan pencegahan terhadap miras oplosan.


"Jika sudah diedukasi agar tidak mengkonsumsi alkohol, maka bisa diredam. Ini kan bukan hanya tugas polisi," singgungnya.


Di sisi lain, Setyo menjelaskan bahwa hingga siang tadi, di Polda Jabar ada 51 orang meninggal. Tepatnya di Kabupaten Bandung, Polrestabes Bandung, dan Sukabumi.


"Ada masih 82 orang dirawat. Semoga cepat sembuh," tambahnya.


Di Jakarta sendiri, total ada 31 orang yang tewas usai menenggak miras oplosan dengan nama Ginseng (GG) . Untuk korban yang masih dirawat, Setyo mengaku belum mendapat informasi terbaru.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore