Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 April 2018 | 23.05 WIB

Dokumenter Kelompok Penerbang Roket Jadi yang Pertama Tayang di CGV

Jumpa pers dokumenter Menuju Galaksi Palapa dari Kelompok Penerbang Roket di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/4). - Image

Jumpa pers dokumenter Menuju Galaksi Palapa dari Kelompok Penerbang Roket di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).

JawaPos.com - Kelompok Penerbang Roket menjadi band Indonesia pertama yang film dokumenternya akan ditayangkan di CGV Cinemas Indonesia. Grup rock asal Jakarta itu diketahui baru saja mengumumkan perilisan film dokumenter bertajuk Menuju Galaksi Palapa.


Menurut Wisnu Triatmojo dari CGV Cinemas Indonesia, pihaknya sengaja memberi wadah karena Kelompok Penerbang Roket merupakan band rock yang keren dan diisi musisi berbakat tanah air.


"Dokumenter musik baru satu akan tayang. Ya ini, Kelompok Penerbang Roket. Sebelumnya film dokumenter atau musik luar negeri. Ini jadi pertama karya anak bangsa yang tayang di CGV. Jadi kami membawa diri sebagai wadah untuk siapa pun memperlihatkan nilai karya," kata Wisnu saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).


Dokumenter Menuju Galaksi Palapa dari Kelompok Penerbang Roket akan resmi dilepas pada 16 April 2018 di CGV Cinemas, Grand Indonesia, Jakarta. Setelah itu, mereka akan membawa film tersebut tayang di sembilan kota yakni Balikpapan, Depok, Yogyakarta, Surabaya, Bekasi, Makassar, Medan, Palembang, dan Bandung.


Sementara itu, dokumenter Menuju Galaksi Palapa merupakan persembahan Kelompok Penerbang Roket jelang meluncurkan album mini terbaru berjudul Galaksi Palapa. Proyek ini digarap oleh sutradara muda asal Medan, Hasbi Sipahutar. Dia menggunakan Lumix GH5 untuk menangkap momen ketika Kelompok Penerbang Roket sedang melakukan proses rekaman album mini Galaksi Palapa di salah satu studio musik legendaris, Musica’s Studio.


Kelompok Penerbang Roket muncul menyajikan proses pembuatan album Galaksi Palapa selama dokumenter berlangsung. Mulai dari alasan direkam ulangnya album ini, hingga suasana saat rekaman. Beberapa fakta serta cerita di dalamnya pun dibeberkan band yang diperkuat oleh I Gusti Gede Vikranta (drum), Rey Marshall (gitar), dan John Paul Patton (bass) tersebut secara jelas. Lima lagu di dalamnya ikut menjadi backsound sepanjang durasi film.


"Jadi albumnya memang sudah dibuat 2015. Emang bentuk obrolan santai sama Rizma (manager), akhirnya mengarah ke banyak arah. Album fiksi yang ceritanya nyambung ke mana-mana sampai ide film dokumenter," jelas John alias Coki.


Film dokumenter ini diproduksi berkat kerja sama label rekaman yang menaungi Kelompok Penerbang Roket, Berita Angkasa, dengan GoJek Indonesia.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore