
Robert Rene Alberts masih geram karena dua pemainnya harus menepi
JawaPos.com - Kemenangan yang diraih PSM Makassar di markas Perseru Serui, Stadion Marora, memang membanggakan. Maklum saja, tak banyak tim yang mampu menang di sana. Namun, pelatih PSM, Robert Rene Alberts, masih geram meski timnya menang.
Kegeraman pelatih asal Belanda itu bukan terkait hasil, lebih karena kondisi lapangan Stadion Marora yang dianggapnya buruk. Selain itu, waktu tempuh ke Serui yang membutuhkan perjalanan panjang.
Seperti diketahui, PSM memang menang di Marora. Tapi, kemenangan itu memakan tumbal. Pemain belakang Ardan Aras dan gelandang pengatur serangan Wiljan Pluim, harus jadi tumbal lawatan ke Serui.
"Ardan sementara cedera dikarenakan latihan di lapangan yang jelek sekali dan dia harus menepi selama satu bulan. Pluim juga menepi karena ada infeksi sinusitis," beber Robert Alberts di Makassar, Selasa (3/4).
Ardan Aras mengalami cedera pada bagian lutut saat menjalani sesi latihan sehari sebelum pertandingan di Stadion Marora. Kondisi lapangan yang masih terdapat bebatuan kecil menjadi penyebab cedera yang dialaminya.
Sementara itu, gejala sinusitis Pluim, beberapa hari sebelum keberangkatan ke Serui telah terasa. Hal itu diperparah saat tim berangkat ke Serui dengan menempuh perjalanan jauh.
"Ardan sementara harus istirahat dahulu didampingi tim medis. Pluim berangkat ke Serui waktu itu, tetap berusaha maksimal bermain 90 menit. Setelah perjalanan jauh, sulit, dan rumit, dia harus mengalami sakit," jelas Robert Alberts.
Dalam sesi latihan di Stadion Mattoangin, Senin (2/4) kemarin, Ardan dan Pluim juga sama sekali belum terlihat ikut berlatih. Menurut Robert Alberts, keduanya diistirahatkan sementara waktu, sampai kondisinya dinyatakan betul-betul membaik.
"Sementara mereka istirahat dahulu. Kalau sudah baik baru mereka akan bergabung lagi. Kalau yang lain tidak ada masalah, semuanya baik," imbuh Robert Alberts.
Selanjutnya, Juku Eja - julukan PSM, bakal menghadapi Persela Lamongan di Stadion Mattoangin, Jumat (6/4).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
