
Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama Sekjen Raja Juli Antoni merilis nama figur cawapres yang bakal mendampingi Jokowi.
JawaPos.com - Meski tidak bisa mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyiapkan 12 nama untuk disandingkan dengan Joko Widodo (Jokowi). Dari ke-12 nama itu terdapat berbagai tokoh dengan berbagai latar belakang profesi. Di antaranya ada nama Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.
Luhut dan Moeldoko sama-sama berasal dari kalangan purnawirawan TNI yang kini tengah membantu Jokowi dalam Kabinet Kerja. Selain dua nama itu, terdapat 10 nama lainnya. Mereka adalah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto; Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin; Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.
Selain itu terdapat nama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Tidak ketinggalan pula Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, serta 3 orang pengusaha Chairul Tanjung, Nadiem Makarim, dan Rusdi Kirana.
Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebut, penjaringan nama-nama cawapres itu dilakukan dalam satu bulan terakhir. Metodenya melakukan komunikasi intensif dengan masyarakat dam ormas maupun partai politik dari tingkat pusat hingga bawah.
"Totalnya semuanya ada 12 tokoh yang berhasil kami kumpulkan untuk menjadi wakil Pak Jokowi," ungkap Toni di kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (25/3).
Semua figur itu, kata Raja Juli, merupakan figur populer dengan latar belakang beragam. Mulai dari tokoh partai politik, akademisi, cendekiawan, purnawirawan jenderal, hingga pengusaha untuk mendampingi Jokowi.
Selain mencari figur yang pas untuk mendampingi Jokowi sebagai capres, pihaknya juga menyiapkan formasi kabinet pada pemerintahan 2019-2024.
Ketua Umum PSI Grace Natalie menambahkan, figur-figur tersebut hanya bagian dari menginventarisasi sosok yang disuarakan oleh rakyat untuk mendampingi Jokowi. Namun untuk keputusan akhir seluruhnya diserahkan kepada mantan Gubernur Jakarta itu.
"Siapa pun nama yang akan menjadi cawapres dan menteri, pada dasarnya PSI serahkan kepada Pak Jokowi," tegas Grace.
Nantinya 12 nama tersebut akan di-posting di akun media sosial PSI untuk menjejaki pendapat dari masyarakat. Bahkan PSI tidak menutup kemungkinan menambah daftar nama lain yang belum masuk daftar, pun menghilangkan nama yang sudah ada.
"Kami minta tanggapan rakyat Indonesia, nama-nama mana yang menurut mereka paling cocok. Bahkan memungkinkan untuk menambah nama lain," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
