
Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/3).
JawaPos.com – Mantan Ketua DPR Setya Novanto kembali mencuri perhatian publik. Dia kembali buka-bukaan tentang kasus mega korupsi e-KTP. Kali ini politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani dan Pramono Anung ia sebut dalam persidangan Tipikor beberapa waktu lalu.
Peneliti dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melihat, nama Setya Novanto semakin harum setelah menjadi terdakwa di kasus e-KTP. Sebab, kesaksiannya selalu ditunggu publik, termasuk siapa aja orang yang bakal ia beberkan di persidangan.
“(Nama) Setya Novanto akan harum karena kesaksiannya,” ujar Denny saat dihubungi, Sabtu (24/3).
Denny menambahkan, publik akan menunggu nama baru dan menuntut aparat penegak hukum memanggil dan memeriksa yang bersangkutan. Publik menginginkan supaya adanya tata kelola pemerintahan yang bersih.
“Jadi, tekanan publik akan semakin menjadi, agar check and balance dalam pemerintahan yang bersih semakin dikeraskan,” katanya.
Denny menuturkan, Setya Novanto memang dapat memberikan efek kejut bagi semua pihak. Pasalnya, ‘Pria Tampan Surabaya1975’ itu boleh jadi dapat membongkar semua mafia keuangan di pengadilan, terkait proyek pengadaan e-KTP.
“Publik luas akan mengalami shock jika ternyata memang banyak orang penting dan orang besar lain terlibat,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Denny berharap semoga saja Setya Novanto bisa menjadi laksana pusi Chairil Anwar berjudul Maju. Sepenggal lirik di dalamnya yakni ‘Sekali Berarti, Sudah itu Mati’ dinilainya sangat cocok untuk mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.
“Tulislah bab akhir karier politik dengan sesuatu yang harum untuk dirimu sendiri dan negara. Bongkar itu mafia jika memang ada,” pungkasnya.
Sebelumnya, dalam lanjutan sidang perkara korupsi e-KTP, hari Kamis (22/3), terdakwa bekas Ketua DPR Setya Novanto, mengatakan ia mendengar ada uang yang diserahkan kepada Puan Maharani dan Pramono Anung, masing-masing USD 500ribu atau sekitar Rp 6,8miliar.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani saat itu menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di DPR. Sementara Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
