
Ketua Umum PPP Romahurmuziy
Jawapos.com - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia baik pmerintah maupun sektor swasta hingga Januari 2018 tercatat sebesar USD 357,5 miliar atau sebesar Rp 4.897,7 triliun (kurs Rp 13.700). Akan tetapi, seluruh utang Indonesia merupakan utang jangka panjang.
Tercatat, utang jangka panjang Indonesia sebesar 85,9 persen atau sekitar USD 307,2 miliar. Sementara utang jangka pendeknya mencapai USD 50,3 miliar atau 14,1 persen.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menilai total utang Pemerintah per Februari masih 29,2 persen terhadap PDB, sedangkan batasan utang yang ada dalam UU adalah 60 persen PDB.
"Karena jauh di bawah batas maksimum utang seharusnya perdebatan soal utang tidak perlu dibuat gaduh," kata Romy di Jakarta, Jumat (23/3).
Romy mengatakan utang pada era pemerintahan Jokowi-JK pun digunakan untuk pembangunan ekonomi. Hal ini terlihat dari kenaikan belanja infrastruktur dari Rp 290 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 410 triliun di 2018.
"Dampak dari pembangunan infrastruktur yang masif ternyata berkorelasi positif dengan naiknya daya saing Indonesia," ungkapnya.
Berdasarkan Indeks Daya Saing Global yang dikeluarkan oleh World Economic Forum, ranking daya saing Indonesia naik 5 peringkat dari 41 di tahun 2016 menjadi 36 di tahun 2017.
"Loncatan daya saing ini tak mungkin terjadi kalau bukan karena suntikan utang untuk bangun infrastruktur," ungkapnya.
Utang Indonesia tak luput dibandingkan melalui rasio pertumbuhan ekonomi dengan negara tetangga, yakni Malaysia dan Vietnam. Romy menilai hal itu merupakan perbandingan yang tidak apple to apple.
"Utang Luar Negeri pemerintah meningkat hingga 14 persen di tahun 2017, tapi ekonomi hanya tumbuh 5,07 persen. Kemudian perbandingannya adalah negara seperti Malaysia dan Vietnam yang masing-masing tumbuh 5,8 persen dan 6,8 persen. Ini merupakan perbandingan yang tidak apple to apple alias tak sama," ungkapnya.
Begitu pun bila dibandingkan dengan dengan rasio utang Jepang yang meski mencapai 230 persen terhadap PDB namun berasal dari utang domestik.
"Memang ada pertanyaan, bagaimana risiko utang luar negeri pemerintah dalam valas? Sedangkan Jepang dan USA dalam mata uang domestiknya? Kan Pemerintah telah terbitkan aturan Transaksi Lindung Nilai dalam Pengelolaan Utang Pemerintah," terangnya.
Selain itu, ada juga aturan Pemerintah tentang Strategi Pengelolaan Utang Negara Tahun 2014-2017 yang menyebutkan tentang penerapan kebijakan hedging sebagai salah satu strategi pengelolaan hutang pemerintah dalam bentuk valas, sehingga utang dalam SBN valas relatif lebih aman dibanding utang valas swasta.
Mengenai bunga, masih kata Romy, bunga surat utang Indonesia memang mencapai 6,62 persen, jauh lebih tinggi dibanding Jepang yang hanya 0,03 persen. Akan tetapi hal itu terjadi karena inflasi tinggi yakni 3,6 persen di 2017, sementara Jepang inflasinya sempat negatif (deflasi) atau di bawah 0 persen.
Romy mengatakan langkah yang penting untuk menjaga supaya utang tetap aman yakni meningkatkan fundamental ekonomi agar rating utang bisa melesat menjadi AAA dari saat ini BBB-.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022