Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Maret 2018 | 02.07 WIB

Banyak Toko Ritel Tutup Karena Daya Beli Melemah, Bappenas: Itu Hoax

pusat perbelanjaan matahari tutup - Image

pusat perbelanjaan matahari tutup

Jawapos.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan hoax jika ada toko ritel yang tutup karena pelemahan daya beli.


"Ada satu grup ritel yang menutup beberapa outletnya. Ada toko ritel mengurangi karyawan. Langsung isunya, hoax-nya yang besar-besaran adalah pelemahan daya beli," jelas Bambang di kantornya, Jakarta, Rabu (21/3).


Dia mengatakan, adanya pelemahan daya beli ini tidak diimbangi dengan kondisi yang terjadi secara global. Padahal di belahan dunia lain, berita mengenai ritel yang berguguran juga terjadi.


"Untuk orang yang tidak tahu apa yang terjadi di luar, itu benar, toko ini saja tutup, logikanya pembelinya kurang, itu menurutnya artinya incomenya kurang artinya daya belinya turun," kata Bambang.


Padahal, lanjutnya, di Amerika Serikat dan juga di Inggris, toko-toko seperti Mark Spencer dan Debenhams juga menutup outletnya.


“Di Inggris, Mark Spencer itu menutup sebagian dari outlet-nya, Debbenham menutup sebagian dari outletnya, toko lain tutup, di satu jalan di Inggris ada di satu jalan itu, ada tulisan closing down sale. Artinya itu selesai," ujarnya.


Kata Bambang jika menggunakan logika pelemahan daya beli artinya di Inggris dan Amerika Serikat juga terjadi pelemahan daya beli. Akan tetapi menurut dia pada kenyataannya adalah dua toko itu memang mengalami gulung tikar alias bangkrut.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore