Selasa, 24 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Keruk Sampah dengan Tangan Kosong, Anies Disoraki Petugas PPSU

| editor : 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lautan sampah yang menumpuk di pesisir ibu kota dengan menggunakan tangan kosong

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lautan sampah yang menumpuk di pesisir ibu kota dengan menggunakan tangan kosong (Yesika Dinta/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lautan sampah yang menumpuk di pesisir ibu kota. Tak canggung, dia turun langsung mengeruk sampah di kawasan Hutan Mangrove Ecomarine, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (19/3).

Pantauan JawaPos.com di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, Anies tamapk berkoordinasi dengan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Kepulauan Seribu Yusen Hardiman dan Wakil Kepala Dinas LH Ali Maulana Hakim.

Anies mengeruk sampah dengan tangan kosong atau tanpa sarung tangan. Hal itu disambut sorak sorai para petugas PPSU yang sedang membersihkan sampah di belakangnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lautan sampah yang menumpuk di pesisir ibu kota dengan menggunakan tangan kosong

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lautan sampah yang menumpuk di pesisir ibu kota dengan menggunakan tangan kosong (Yesika Dinta/JawaPos.com)

"Yeee... Lagi, Pak!" sorak mereka.

Selama kurang lebih lima menit Anies membersihkan sampah yang jika ditotal sudah mencapai 50 ton dari pembersihan yang dilakukan sejak Sabtu (17/3) lalu. Pada hari pertama, para petugas PPSU berhasil mengangkut 19 ton sampah. Hari berikutnya 15 ton dan hari ini hingga siang hari, sampah yang diangkut sebanyak 16 ton.

Sampah yang telah dikumpulkan dibawa menggunakan empat kapal fiber menuju Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara. Dari pelabuhan, sampah akan dibawa menggunakan mobil pengangkut sampah menuju tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) di Bantar Gebang, Bekasi.

"Kemarin manual full. 16 ton itu data semula sore kemudian masuk tipe kecil ke Bantar Gebang jadi 19 ton," kata Yusen di Kawasan Hutan Mangrove, Pluit, Jakarta Utara.

Namun, hari ini petugas dibantu satu alat berat berupa Amphibi Excavator dari Dinas LH DKI Jakarta. Personel yang dikerahkan mencapai 400 personel.

(yes/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP