
Direktur Res Krimum Polda Sumut Kombes Andi Rian Djajadi saat memberikan keterangan pers di Bawaslu Sumut, Kamis (15/3) malam. Prayugo Utomo/JawaPos.com
JawaPos.com - Dinamika Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) semakin memanas. Setelah tidak ditetapkan menjadi calon gubrernur untuk kedua kalinya, JR Saragih kini menjadi tersangka kasus pemalsuan dokumen, Kamis (15/3).
JR Saragih ditetapkan tersangka oleh Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut. Hal itu disampaikan Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Rian R Djajadi.
"Berdasarkan hasil gelar Tim Sentra Gakkumdu hari ini, saudara JRS ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan menggunakan surat palsu, sebagaimana diatur dalam Pasal 184 UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah," ungkap Andi Rian, Kamis (15/3) malam, di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan H Adam Malik, Medan.
Bupati Simalungun itu, diduga telah memalsukan fotocopy legalisir ijazah SMA yang digunakan saat pendaftaran calon gubernur. Untuk sementara, JR Saragih menjadi tersangka tunggal.
ANdi Rian mengungkapkan, pihaknya juga sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada JR Saragih. Dia dijadwalkan akan memenuhi panggilan pada Senin pekan depan.
Temuan awal, Gakkumdu belum menemukan keterlibatan pihak lain. Yang menjadi pokok permasalahan dalam kasus ini adalah, tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sofan Hardiyanto yang diduga telah dipalsukan.
Petugas juga sudah mengumpulkan sejumlah alat bukti. Diantaranya adalah, fotocopy ijazah yang sudah dilegalisir yang disita dari KPU Sumut. Selain itu ada spesimen tanda tangan dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
"Untuk Kadisdik sudah dimintai keterangan Selasa kemarin," pungkas Andi Rian.
Sekadar informasi, KPU Sumut juga baru mengumumkan bahwa pasangan JR Saragih-Ance Selian kembali gagal karena tidak memenuhi syarat. JR Saragih dianggap tidak mematuhi putusan Bawaslu yang mengharuskan pihaknya untuk kembali melegalisir fotokopi ijazah.
JR Saragih malah melegalisir Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI), karena ijazahnya hilang saat hendak dilegalisir.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
