Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Maret 2018 | 19.12 WIB

Bantu Beli Pesawat RI Pertama, Nyak Sandang Harusnya Diapresiasi

Nyak Sandang (tengah) berserta anaknya dan Kepala Dispusip Aceh Zulkifli M. Ali (kedua kanan) berfoto bersama usai melakukan silaturahmi. - Image

Nyak Sandang (tengah) berserta anaknya dan Kepala Dispusip Aceh Zulkifli M. Ali (kedua kanan) berfoto bersama usai melakukan silaturahmi.

JawaPos.com - Sosok Nyak Sandang belakangan menghebohkan publik. Ayah-sapaannya- diketahui pernah memberikan sumbangan Rp 100 dari hasil menjual sepetak tanah, pada sekitar tahun 1950.


Duit itu diberikan kepada Presiden Soekarno untuk membantu membeli pesawat R1-001. Sebagai buktinya, hingga kini lelaki yang sudah menginjak usia 91 tahun itu masih menyimpan kwitansi serah terima uang.


Pengamat polik Exposit Strategic, Arif Susanto melihat keinganan Ayah untuk dapat melihat secara dekat atau menaiki pesawat RI-1, sebagai mimpi yang terlalu sederhana jika dibandingkan dengan jasanya, atau sumbangsih warga Aceh untuk Indonesia di masa lampau.


"Harus ada penghargaan terhadap Nyak Sandang, tentu saja iya, tapi saya pikir naik pesawat RI-1 hal kecil yah, terlalu kecil bahkan," ungkap Arif kepada JawaPos.com, Minggu (11/3).


Dosen Universitas Paramadina ini mengatakan bahwa akan lebih bernilai jika pemerintah membalas sumbangsing Ayah dengan memberikan rasa aman bagi masyarakat Aceh.


Pasalnya di beberapa tempat keamanan masih belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.


Aceh juga dianggap sebagai daerah yang rawan terjadi bencana. Tercatat beberapa kali wilayah dengan julukan Serambi Makkah ini dihantam musibah dahsyat.


Selain itu, aksi separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) hingga Aceh kerap dijadikan jalur penyelundupan narkotika juga turut dianggap mengganggu kenyamanan publik.


"Saya pikir langkah yang lebih tepat adalah pertama menghadirkam rasa aman dulu bagi Aceh, karena rasa aman disebagian tempat masih menjadi hal yang mahal disana, terutama saat tegangan politik meningkat," lanjut Arif.


Opsi lain yang dapat diberikan oleh pemerintah adalah dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat terutama di Aceh.


Arif menilai selama ini banyak tempat di pelosok Tanah Air kurang mendapat perhatian negara, sehingga banyak warga terbelenggu dalam kemiskinan.


"Kedua level kesejahteraan, karena problem Aceh juga problem banyak tempat lain di bagian terdepan Indonesia, karena bertahun-tahun diabaikan, puluhan tahun diabaikan," beber dia.


"Jadi kalau sekarang misalnya mulai muncul perhatian-perhatian terhadap bagian depan Indonesia saya kira itu positif, itu jauh lebih bermanfaat untuk publik," imbuh Arif.


Namun Arif juga turut mengapresiasi jika pemerintah melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau memberikan penghargaan secara personal kepada Nyak Sandang.


Misalnya Jokowi berkunjung kesana bertemu langsung atau sebaliknya, atau mengundang Nyak Sandang untuk datang ke Istana.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore