
Nyak Sandang (tengah) berserta anaknya dan Kepala Dispusip Aceh Zulkifli M. Ali (kedua kanan) berfoto bersama usai melakukan silaturahmi.
JawaPos.com - Sosok Nyak Sandang belakangan menghebohkan publik. Ayah-sapaannya- diketahui pernah memberikan sumbangan Rp 100 dari hasil menjual sepetak tanah, pada sekitar tahun 1950.
Duit itu diberikan kepada Presiden Soekarno untuk membantu membeli pesawat R1-001. Sebagai buktinya, hingga kini lelaki yang sudah menginjak usia 91 tahun itu masih menyimpan kwitansi serah terima uang.
Pengamat polik Exposit Strategic, Arif Susanto melihat keinganan Ayah untuk dapat melihat secara dekat atau menaiki pesawat RI-1, sebagai mimpi yang terlalu sederhana jika dibandingkan dengan jasanya, atau sumbangsih warga Aceh untuk Indonesia di masa lampau.
"Harus ada penghargaan terhadap Nyak Sandang, tentu saja iya, tapi saya pikir naik pesawat RI-1 hal kecil yah, terlalu kecil bahkan," ungkap Arif kepada JawaPos.com, Minggu (11/3).
Dosen Universitas Paramadina ini mengatakan bahwa akan lebih bernilai jika pemerintah membalas sumbangsing Ayah dengan memberikan rasa aman bagi masyarakat Aceh.
Pasalnya di beberapa tempat keamanan masih belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.
Aceh juga dianggap sebagai daerah yang rawan terjadi bencana. Tercatat beberapa kali wilayah dengan julukan Serambi Makkah ini dihantam musibah dahsyat.
Selain itu, aksi separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) hingga Aceh kerap dijadikan jalur penyelundupan narkotika juga turut dianggap mengganggu kenyamanan publik.
"Saya pikir langkah yang lebih tepat adalah pertama menghadirkam rasa aman dulu bagi Aceh, karena rasa aman disebagian tempat masih menjadi hal yang mahal disana, terutama saat tegangan politik meningkat," lanjut Arif.
Opsi lain yang dapat diberikan oleh pemerintah adalah dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat terutama di Aceh.
Arif menilai selama ini banyak tempat di pelosok Tanah Air kurang mendapat perhatian negara, sehingga banyak warga terbelenggu dalam kemiskinan.
"Kedua level kesejahteraan, karena problem Aceh juga problem banyak tempat lain di bagian terdepan Indonesia, karena bertahun-tahun diabaikan, puluhan tahun diabaikan," beber dia.
"Jadi kalau sekarang misalnya mulai muncul perhatian-perhatian terhadap bagian depan Indonesia saya kira itu positif, itu jauh lebih bermanfaat untuk publik," imbuh Arif.
Namun Arif juga turut mengapresiasi jika pemerintah melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau memberikan penghargaan secara personal kepada Nyak Sandang.
Misalnya Jokowi berkunjung kesana bertemu langsung atau sebaliknya, atau mengundang Nyak Sandang untuk datang ke Istana.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
