Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Maret 2018 | 16.20 WIB

Hip-hop Berbahasa Indonesia, Ini Kata Laze Soal Album Barunya

Laze ditemui JawaPos.com saat peluncuran Waktu Bicara di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (10/3) malam. - Image

Laze ditemui JawaPos.com saat peluncuran Waktu Bicara di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (10/3) malam.

JawaPos.com - Rapper muda berbakat, Havie 'Laze' Parkasya akhirnya meluncurkan full album perdana. Dirilis resmi pada 10 Maret 2018, album hip-hop itu diberi judul Waktu Bicara.


Menariknya, album Waktu Bicara berisi 15 lagu yang semuanya berbahasa Indonesia. 14 di antaranya merupakan ciptaan Laze pasa masa kuliah, tepatnya pada 2016. Dia mengaku sengaja menulis lirik berbahasa Indonesia agar cerita yang disampaikannya mudah dicerna pendengar.


"Saya ingin jawab tantangan bikin lagu bahasa Indonesia, karena banyak yang bilang susah bikin album hip hop dengan bahasa Indonesia. Terus buat menyentuh orang dengan bahasa kita," kata Laze ditemui JawaPos.com saat peluncuran Waktu Bicara di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (10/3) malam.


Laze mengungkapkan bahwa album Waktu Bicara sangat personal baginya. Dia berkisah tentang perjalanan manusia yang bermigrasi ke kota besar dan menghadapi cobaan untuk bertahan hidup, menaikkan kelas sosial, dan sebagainya.


Hal itu dirasakannya saat pindah kembali ke ibu kota. "Garis besar yang mau saya ceritain, ada orang yang baru pindah ke Jakarta, dan mengalami culture shock. Cerita proses kehilangan jati diri, ada soal pribadi saya, album ini juga seperti dokumentasi tentang cerita orang lain juga," jelasnya.


Dari segi musik, Laze mengungkapkan bahwa Waktu Bicara bukan album hip-hop 'garis keras' atau album yang terdengar dari playlist DJ di klub. Dia di sini menyajikan musik hip-hop modern yang juga fokus pada apa yang disampaikan. 


"Saya ingin matahin stigma, rapper selalu identik dengan musik dugem atau klub. Padahal rapper juga seniman yang apa disampaikannya bisa disimak, kayak Slash dengan gitarnya, Travis dengan drummnya. Saya ingin hip-hop mendapat apresiasi yang sama," ucap Laze.


"Ini bukanlah album untuk berdansa, ini adalah album untuk berkisah," imbuhnya.


Dengan diluncurkannya album ini, Laze berharap musiknya bisa didengar lebih luas lagi. Untuk saat ini rapper yang terkenal berkat freestyle-nya itu hanya merilis album Waktu Bicara dengan format CD. Dia ingin pendengar kembali lagi mengapresiasi album fisik. Sementara untuk format digital baru akan dilepas beberapa waktu ke depan. 


"Ini penanda titik awal untuk melaju lebih jauh lagi," tutup rapper yang pernah memenangkan acara Hip-Hop Asongan yang diadakan Saykoji tersebut.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore