Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Maret 2018 | 00.15 WIB

Ngeri, Ibu Tiga Anak Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Rumahnya

Petugas Polsek Ngaliyan melakukan olah TKP di rumah Metha Novita Handayani, Kamis (1/3). - Image

Petugas Polsek Ngaliyan melakukan olah TKP di rumah Metha Novita Handayani, Kamis (1/3).

JawaPos.com - Suprobo Ahmad, 21, tak pernah menyangka jika orang yang sempat ia ajak berbincang adalah terduga pembunuh tetangganya, Metha Novita Handayani, 38. Ibu tiga anak itu ditemukan tewas di rumahnya Jalan Bukit Delima 9 Nomof 17 RT 3 RW 8, Perumahan Permata Puri, Beringin, Ngaliyan, Semarang, Kamis (1/3).


Metha ditemukan pertama kali oleh salah seorang anggota keluarganya sekitar pukul 08.30 WIB. Korban tewas diduga karena luka tusuk yang ditemukan di perut bagian depan.


Sebelumnya, Suprobo mengaku melihat orang berbaju biru mengenakan helm hitam, mondar-mandir di depan rumah korban. Ia juga sempat mengidentifikasi motor milik terduga pelaku, yakni supra fit biru terparkir tak jauh di lokasi.


"Kurang lebih tingginya sekitar 165 cm. Dia makai helm dan bolak-balik di depan rumah korban. Terus saya tanyain, mau cari siapa? Dia ngakunya cari Bu Lina, pembantunya Bu Metha yang dulu," jelas Suprobo di lokasi kejadian, Kamis (1/3).


Setelah berbincang dengan pelaku, Suprobo yang juga seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Negri (PTN) Islam itu kemudian melihat pelaku memasuki rumah Metha. Tak berselang lama, Suprobo mendengar teriakan suara dari arah kediaman korban.


"Saya dengar teriakan dari tetangga. Ternyata Bu Metha telah meninggal dunia saat saya lihat ke rumahnya. Di dalam rumah anaknya nangis-nangis," lanjutnya.


Di dalam rumah korban, ia juga melihat ceceran darah di lantai. Namun, Suprobo yang terlanjur curiga akan gerak-gerik korban sebelumnya, menyempatkan diri untuk mengambil gambar motor milik terduga pelaku menggunakan ponselnya.


Tak lama berselang, jajaran petugas kepolisian sektoral Ngaliyan yang menerima laporan atas peristiwa tersebut mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk keperluan penyelidikan.


Dalam hal ini, Kapolsek Ngaliyan Kompol Donny Eko Listianto mengungkapkan, bahwa selain ditusuk pada perut, korban juga sempat dibekap oleh pelaku, sehingga tak terdengar suara maupun teriakan dari korban.


"Luka tusuk di korban itu masih kita dalami sebenarnya. Tapi sementara, Metha diduga merupakan korban dari aksi pembunuhan dan untuk motif serta hal lain yang ingin ditanyakan, lebih baik tunggu pengembangan lebih lanjut," ucap Kompol Donny usai memeriksa di dalam rumah korban.


Selanjutnya, korban sejak siang tadi sudah dibawa ke RSUP Kariadi Semarang untuk keperluan otopsi.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore