
Ernest Prakasa menerima penghargaan Skenario Asli Terpilih dalam Piala Maya 2017.
JawaPos.com - Komika Ernest Prakasa semakin produktif dan nyaman berkarya di industri film. Hal itu terbukti dari tiga film yang dia direct dan tulis skenarionya sendiri, mulai dari Ngenest, Cek Toko Sebelah, dan Susah Sinyal. Ketiga film itu terbilang sukses di box office nasional.
Tetapi, kesuksesan itu justru membuatnya terpacu untuk terus belajar mengenai perfilman. Oleh karena itu, Ernest memilih bergabung dengan asosiasi IFDC (Indonesia Film Directors Club).
"Tadi ada pemilihan ketua baru. Kebetulan gue anggota baru, baru dua bulan. Jadi emang gabung buat mencari ilmu baru. Belajar dari senior," ungkapnya saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (27/2) malam.
Ernest Prakasa mengungkapkan bergabung dengan asosiasi perkumpulan sutradara tersebut penting. Sebab, bisa menjadi sarana untuk saling bertukar pengalaman dan kegelisahan mengenai industri perfilman.
"Pentingnya asosiasi ini tuh ya jadi kita bisa sharing kalau ada apa-apa, networking, belajar juga dari rekan-rekan yang senior," imbuh sutradara berdarah Tionghoa itu.
Disinggung mengenai janji kelas menulisnya menyusul kesuksesan film Susah Sinyal, suami dari Meira Anastasia tersebut mengaku pasti akan menepati janjinya dan sedang dalam proses penjajakan untuk saat ini.
"Nazar saya jadi dong, memang akan adain lagi. Kalau nggak Maret, April. Kemarin pas Susah Sinyal kan aku sempat bikin nazar kalau lebih dari dua juta mau bikin kelas penulisan skenario di lima kota. Sekarang, lagi dalam tahapan penjajakan ke beberapa kota. Masih dalam tahapan persiapan sih," ungkapnya.
Pria berusia 36 tahun itu menambahkan, kelas penulisan skenarionya nanti akan terbuka untuk umum dan diberikan secara gratis dengan syarat.
"Akan dibuka untuk umum tapi ada syarat pasti. Apakah mereka harus misalnya mengirimkan ide cerita atau apa. Ntar gue bikin mekanisme untuk seleksinya, yang pasti rekrutmen atau pendaftarannya gratis dan terbuka untuk umum. Tapi pasti akan ada proses seleksi," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
