Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Februari 2018 | 18.20 WIB

Putin Perintahkan Gencatan Senjata di Ghouta Timur, Syria

Presiden Rusia Vladimir Putin - Image

Presiden Rusia Vladimir Putin

JawaPos.com - Rusia akan membentuk sebuah koridor kemanusiaan yang akan menerapkan gencatan senjata setiap lima jam setiap hari di Ghouta Timur, Syria. Hal itu disampaikan pada Senin (26/2), setelah resolusi DK PBB menuntut gencatan senjata 30 hari di seluruh negeri.


Selama sepekan terakhir tentara Syria dan para sekutunya menghadapi pemberontakkan di Ghouta Timur dekat Damaskus. Itu menjadi bom terbesar dalam tujuah tahun yang mengakibatkan ratusan orang tewas.


Otoritas kesehatan yang bertugas di sana mengatakan, korban mengalami gejala yang sama yang diakibatkan oleh gas klorin. Tujuh anak kecil juga terkena serangan udara secara langsung dan juga serangan artileri.


"Penduduk Ghouta Timur tak bisa menunggu, inilah saat yang tepat untuk menghentikannya," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres seperti dilansir Reuters, Selasa, (27/2).


Pertarungan berkecamuk di Syria sejak resolusi sebab Turki terus melakukan serangan terhadap milisi Kurdi di Afrin. Selain itu Kelompok pemberontak bersaing, bertarung di Idlib. Sementara koalisi pimpinan AS menargetkan ISIS di timur.


Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan, Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan gencatan senjata di Ghouta timur dari pukul 09.00 sampai 14.00 setiap harinya dengan menciptakan sebuah koridor kemanusiaan untuk memungkinkan warga sipil untuk pergi.


Rusia, bersama dengan Iran dan Syiah, merupakan pendukung utama Presiden Syiria, Bashar al-Assad dan bergabung dalam perang pada 2015, membantunya mengambil daerah-daerah penting.


Sergei Shoigu tidak mengatakan apakah pemerintah Syiria atau pasukan sekutu lainnya telah sepakat untuk mematuhi gencatan senjata lima jam setiap hari.


Kepala politik salah satu faksi pemberontak terbesar Ghouta, Mohamad Alloush mengatakan, tentara Syria dan sekutu-sekutunya telah meluncurkan serangan darat setelah resolusi PBB. Hal ini memperlihatkan bahwa penting untuk melaksanakan gencatan senjata.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore