
Para jenderal polisi saat mengikuti serah terima jabatan beberapa waktu lalu yang dipimpin Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
JawaPos.com - Setelah sempat menuai perdebatan panjang, akhirnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membatalkan penunjukan dua jenderal polisi sebagai pelaksana tugas ataupun pejabat sementara (Pjs) gubernur. Dua jenderal yang semula diplot untuk Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut) akan ditangani langsung oleh Kemenko Polhukam.
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengatakan, pemilihan Pj gubernur di dua provinsi itu sudah diambil alih Kemenko Polhukam. Namun, usulan tetap disampaikan Kemendagri sesuai ketentuan UU Pemda. "Ya, usulan dari kita, tapi masukannya dari Menko Polhukam. Kalau Menko Polhukam nggak setuju, ya enggak (diusulkan ke presiden, Red)," ujarnya, Jumat (23/2).
Sampai saat ini, masih digodok nama yang akan diajukan. Pria yang akrab disapa Soni itu belum bisa memastikan, apakah Pj yang dipilih berasal dari internal Kemendagri atau dari kementerian lain. Apalagi, kebutuhannya baru pada Juni nanti.
Namun, jika semua eselon I di Kemendagri dirasa tidak ideal untuk diterjunkan sebagai Pj atau pejabat sementara (Pjs), pihaknya akan meminta ke kementerian lain. "Kalau kurang, ya nanti ada kementerian lain, bisa dari Kum HAM (Kementerian Hukum dan HAM, Red) atau Kemenko Polhukam," imbuhnya.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Arief M. Eddie menambahkan, potensi penempatan pejabat dari kementerian di luar Kemendagri tersebut sangat terbuka. Sebab, jika semua Pj gubernur diambil dari eselon I Kemendagri, dikhawatirkan kinerja kementeriannya akan terganggu. "Kalau eselon I (Kemendagri) semua bertugas, terus yang membantu Pak Menteri siapa?" ujarnya kemarin.
Sebagai kementerian yang menjadi poros pemerintahan hingga desa, akan sangat berisiko jika semua pejabat utama ditugaskan. Saat ini saja, sudah ada tiga eselon I yang dijadikan Pj maupun Pjs gubernur. Sementara itu, jika melihat kebutuhan yang ada, Kemendagri membutuhkan 13 Pj dan Pjs gubernur untuk provinsi pelaksana pilkada.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
