
Tiongkok
JawaPos.com - Sebuah buku kontroversial yang menyebutkan, ada campur tangan Tiongkok dalam masyarakat Australia akan dirilis setelah akhirnya menemukan pernerbit baru.
Sebelumnya, sang penulis Profesor Clive Hamilton mengatakan, ada tiga penerbit yang menolak menerbitkan buku itu sebab ada kekhawatiran akan ada pembalasan dari Beijing.
Tahun lalu salah satu penerbit, Allen & Unwin mencabut rencana untuk menerbitkannya. Hal ini sudah didiskusikan secara luas dan Beijing menyatakan, ini hanyalah histeria.
Penerbit Hardie Grant mengatakan, pihaknya akan merilis buku tersebut yang namanya telah diganti menjadi 'Silent Invasion: China's Influence in Australia' setelah ditulis ulang untuk meminimalkan risiko hukum.
Seperti dilansir BBC, Profesor Hamilton mengatakan, ia sebelumnya telah menyerahkan buku tersebut kepada anggota parlemen Australia untuk mempublikasikannya di bawah hak istimewa parlementer. Langkah seperti itu akan memberikan perlindungan hukum, dan sedang dipertimbangkan oleh komite parlemen.
Hamilton mengatakan, buku tersebut berisi tuduhan tentang usaha rahasia Tiongkok untuk mempengaruhi politik dan masyarakat Australia. Dia tidak merinci tuduhan tersebut.
"Saya sangat bersyukur Hardie Grant memiliki keberanian untuk menerbitkan ini, tidak seperti penerbit lain," katanya seperti dilansir BBC, Selasa, (6/2). Hardie Grant memastikan buku tersebut akan terbit pada bulan Maret.
Tahun lalu, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengumumkan undang-undang baru yang ditujukan untuk melawan campur tangan asing dalam politik Australia. Namun ia menekankan bahwa undang-undang tersebut tidak ditujukan khusus ke Tiongkok.
Tiongkok berulang kali menyatakan, mereka tidak pernah berusaha untuk mempengaruhi masyarakat Australia, khususnya dalam dunia politik dan pendidikan.
"Kami mendesak pihak Australia untuk melihat hubungan Tiongkok-Australia dengan cara yang obyektif, adil dan rasional," kata Juru Bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Australia pada bulan Desember lalu.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
