
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
JawaPos.com - Manuver politik para figur yang bakal maju di Pilpres 2019 terus mengalir di tahun politik 2018. Kendati hingga kini belum ada deklarasi resmi soal pasangan calon presiden, namun masyarakat di bawah mulai menyanding-nyandingkan sosok yang bakal didorong untuk mencalonkan diri.
Seperti halnya Aliansi Santri-Nasionalis (ASN) Sumatera Utara (Sumut). Mereka mendeklarasikan dukungan untuk memasangkan Joko Widodo (Jokowi)-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai pasangan capres-cawapres 2019.
"Masyarakat Sumut yang tergabung dalam Aliansi Santri-Nasionalis Sumatera Utara (ASN SUMUT) mendukung dan mendorong agar stakeholder politik di tingkat nasional memberikan mandat ke Cak Imin Ketua Partai untuk mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019," ujar Ketua ASN Sumut Muhammad Ikhyar Harahap dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Jumat (2/2).
Muhammad Ikhyar menjelaskan, alasan ASN Sumut mendorong Cak Imin maju mendampingi Jokowi di Pilpres 2019, karena belajar dari pertarungan politik di Pilkada DKI 2017 lalu. Dalam pertarungan di Pilkada DKI tersebut, Jokowi ikut menjadi korban sasaran tembak kelompok intoleran yang awalnya menyerang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Gerakan kelompok intoleran pada Pilkada DKI 2017 juga berhasil memposisikan Presiden Jokowi sebagai satu kekuatan yang phobia terhadap syariat Islam dan bersekutu dengan kekuatan anti Islam," katanya.
Dengan adanya sosok Cak Imin ini, Ikhyar optimistis, isu agama tidak terlalu dimainkan menyerang Jokowi. Sebab Cak Imin merupakan seorang Ketua Partai yang berasal dari keluarga besar NU yang menjunjung tinggi keberagaman dan kebhinekaan yang sesuai dengan visi misi Nawacita Presiden Jokowi.
"Perpaduan antara Jokowi dengan Muhaimin Iskandar akan melahirkan kekuatan poros Nasionalis-Nahdliyin. Koalisi ini di yakini akan menjaga tegaknya NKRI dan membawa Indonesia menjadi adil dan makmur," ungkapnya.
Alasan lainnya, kata Ikhyar, figur Cak Imin tidak sekadar representasi dari kaum agamais, tapi juga aktif memperjuangkan nasib para petani, nelayan, dan juga penyambung aspirasi sosial ekonomi di tingkat pedesaan.
"Cak Imin sebagai sosok anak muda yang relegius yang pluralis dan menjunjung tinggi keberagaman dan kebhinekaan serta di percaya oleh para Alim Ulama dan Kyai Sepuh layak bersanding dengan Jokowi yang belakangan ini kerap digoyang isu SARA," katanya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
