
Memilih Oli
JawaPos.com – Oli motor berkualitas bagus punya beberapa fungsi. Di antaranya yaitu melapisi logam mesin, menjaga mesin agar tidak cepat aus. Oli juga meminimalkan terjadinya gesekan yang akibat putaran mesin. Sehingga tidak menimbulkan gram-gram atau rontokan yang bisa membuat mesin cepat rusak. Selain itu, oli berkualitas juga harus punya kemampuan menjaga kopling agar tidak selip.
“Konsistensi dan produk sesuai dengan spesifikasi menjadi syarat utama oli berkualitas”, kata Andy Tanu selaku ahli oli dari merek Vrooam. Lebih lanjut lagi Andy menekankan bahwa merek oli terkenal dan harga bisa menjadi cermin sekaligus jaminan kualitas oli. Jarak tempuh yang tertera dengan label produk wajib sesuai dengan kualitas yang sesungguhnya. Produsen oli terkenal meracik oli dengan bahan yang memiliki baku mutu terjamin.
Mengenal Base Oil
Sebelum lebih jauh tahu soal oil, yuk mengenal bahan dasar peracik oli terlebih dulu. Andy juga menerangkan klasifikasi bahan dasar atau base oil. Menurutnya, klasifikasi oli tersebut dirancang oleh American Petroleum Institute (API). Institusi ini membagi oli dalam 5 kategori. Yaitu Group I, Group II, Group III, Group IV dan Group V.
Group I, Group II, dan Group III adalah base oil yang dibuat dari minyak mentah melalui tahap pemurnian. Sementara itu, Group IV adalah base oli sintetik murni, minyak PAO atau polyalphaolefin. Group V adalah base oli yang diracik dengan bahan yang tidak termasuk ke dalam Group I sampai Group IV.
Group I adalah oli yang mampu bertahan pada kisaran suhu antara 32 derajat Fahrenheit sampai dengan 150 derajat Fahrenheit. Oli yang termasuk dalam grup ini melalui proses pemurnian paling sederhana. Itu sebabnya oli yang termasuk dalam grup ini dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau alias murah.
Berikutya oli Group II adalah oli yang melalui proses pemurnian lebih kompleks. Proses ini disebut sebagai hydrocracking atau hydroprocessing. Dalam grup ini hydrocracking yang diterapkan tidak sekompleks yang dilakukan pada Group III. Jika dibandingkan dengan base oil Group I, base oil Group II dibubuhi tambahan anti-oksidan yang lebih baik. Hal ini disebabkan oleh molekul hidrokarbon pada base oil Group II bersifat jenuh. Dari sisi visual, base oil Group II lebih bening dan murni daripada base oil Group I. Base oil Group II adalah base oil yang paling umum beredar di pasaran. Harga base oil Group II tidak terpaut terlalu jauh dengan harga base oil Group II.
Tingkatan selanjutnya yaitu base oil Group III. Base oil Group III melalui proses permunian yang lebih kompleks daripada Group II. Proses hydrocracking yang dilakukan melalui proses bertekanan dan suhu yang lebih tinggi. Meskipun dibuat dari minyak mentah sama seperti base oil Group I dan Group II, base oil Group III sering kali disebut sebagai hidrokarbon sintetis. Sebab, oli ini melalui permurnian yang kompleks.
Kasta oli berikutnya yang perlu dikenal yaitu base oil Group IV. Merupakan golongan polyalphaolefin atau PAO yang dibuat melalui proses synthesizing. Base oil Group IV memiliki kisaran temperatur lebih luas. Sehingga base oil jenis ini akan sangat baik jika diaplikasikan dalam kondisi ekstrim. Misalnya dalam suhu sangat dingin atau sangat panas. Makanya oli dalam grup ini diaplikasikan untuk mesin berperforma tinggi.
Kasta tertinggi yaitu base oil yang termasuk dalam Group V. Merupakan base oil yang tidak berasal dari minyak mentah (bukan Group I, II, dan III) serta bukan merupakan golongan polyalphaolefin. Yang termasuk dalam base oil Group V adalah golongan silikon, ester fosfat, polyalkylene glycol (PAG), dan polyester.
Base oil Group V dapat pula berupa campuran satu golongan base oil dengan base oil lainnya. Diformulasi secara khusus untuk meningkatkan karateristik tertentu. Salah satu contohnya yaitu base oil yang digunakan untuk kompresor. Base oil yang digunakan adalah polyaplphaolefin yang dicampur dengan polyester. Tujuannya supaya memiliki usia pakai yang lebih panjang. Sebab, golongan ester mampu bertahan pada suhu yang tinggi serta memiliki karakter detergensi yang baik.
Oli Mana Yang Pas?
Oli berkualitas memiliki kemampuan meredam panas. Tidak membuat mesin menjadi panas serta mampu menjaga mesin tetap stabil. Hal lain yang harus diperhatikan saat memilih oli yaitu spesifikasi dan peruntukannya. Oli motor yang diperuntukkan bagi motor manual berbeda dengan oli yang diperuntukkan untuk kendaraan matic. Penggunaan jenis oli yang tidak sesuai dengan peruntukannya tidak akan mengakibatkan gejala apapun pada awalnya. Namun jika hal ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan kerusakan mesin.
Sepeda motor manual menerapkan teknologi kopling basah. Sepeda motor seperti ini menggunakan jenis oli dengan kode JASO MA. Oli ini mendapatkan tambahan zat adiktif yang berguna untuk menetralisir kotoran yang dihasilkan dari rontokan kampas kopling. Sedangkan sepeda motor matic menerapkan teknologi kopling kering. Fitur ini butuh pelumasan dengan oli berkode JASO MB. Oli ini tidak ditambah aditif.
Oli JASO MB memiliki karakter fisik lebih licin dibandingkan dengan oli JASO MA. Jadi, jika motor manual dipaksa dicekoki dengan oli matic (JASO MB) pada putaran tinggi kemungkinan kopling berpotensi mengalami slip.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
