
Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi saat ditemui wartawan di Balai Kota Semarang.
JawaPos.com - Maraknya kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau kerap disebut begal di jalanan sejumlah daerah, termasuk Kota Semarang belakangan, nampaknya belum membuat ibu kota Jawa Tengah itu berstatus darurat begal.
Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi menyatakan, dari 16 Kecamatan yang ada di kota Semarang, jumlah kasus begal diklaimnya masih terhitung wajar. Ia menyebutkan, ada sebanyak 20 kasus begal dimana 10 diantaranya masih dalam proses.
"Belum ditetapkan status darurat. Karena sebulan sekali dua kali masa disebut darurat. Wajar di kota-kota lain juga gitu," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Semarang, Senin (29/1).
Meski belum dinyatakan darurat, pria asal Tapanuli, Sumatra Utara, itu menegaskan tidak akan mengendurkan pengamanan. Salah satunya dengan pengoptimalan Tim Elang yang bertugas patroli malam. "Mereka memang disiapkan untuk kejahatan eskalasi tinggi, menghadapi pelaku bersenjata," sambungnya.
Terkait 10 kasus begal yang masih belum tuntas, Enrico menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena keterkurangan petunjuk. Minimnya keterangan dari korban maupun bukti-bukti di lokasi kejadian menyulitkan petugas melakukan pengembangan.
Untuk tetap dapat mengusut deretan kasus-kasus tersebut hingga tuntas, pihaknya akan terus mengumpulkan petunjuk-petunjuk melalui pengungkapan pada kasus setelahnya.
"Nah dengan tertangkapnya pelaku, kan bisa kami interogasi apakah dia melakukan pembegalan pada kasus ini (yang belum terungkap) atau tidak. Kita juga bisa pertemukan dengan korban atau saksi nantinya," ucapnya.
Lebih lanjut, dirinya pun mengharap partisipasi dari pemerintah setempat atau dinas terkait untuk menambahkan CCTV pada lokasi-lokasi yang tergolong rawan. Terutama dalam mempermudah pihaknya mengumpulkan petunjuk jika terjadi pembegalan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
