Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2018 | 04.18 WIB

Marak Kasus Curas, Semarang Diklaim Belum Darurat Begal

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi saat ditemui wartawan di Balai Kota Semarang. - Image

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi saat ditemui wartawan di Balai Kota Semarang.


JawaPos.com - Maraknya kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau kerap disebut begal di jalanan sejumlah daerah, termasuk Kota Semarang belakangan, nampaknya belum membuat ibu kota Jawa Tengah itu berstatus darurat begal. 


Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi menyatakan, dari 16 Kecamatan yang ada di kota Semarang, jumlah kasus begal diklaimnya masih terhitung wajar. Ia menyebutkan, ada sebanyak 20 kasus begal dimana 10 diantaranya masih dalam proses. 


"Belum ditetapkan status darurat. Karena sebulan sekali dua kali masa disebut darurat. Wajar di kota-kota lain juga gitu," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Semarang, Senin (29/1).


Meski belum dinyatakan darurat, pria asal Tapanuli, Sumatra Utara, itu menegaskan tidak akan mengendurkan pengamanan. Salah satunya dengan pengoptimalan Tim Elang yang bertugas patroli malam. "Mereka memang disiapkan untuk kejahatan eskalasi tinggi, menghadapi pelaku bersenjata," sambungnya. 


Terkait 10 kasus begal yang masih belum tuntas, Enrico menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena keterkurangan petunjuk. Minimnya keterangan dari korban maupun bukti-bukti di lokasi kejadian menyulitkan petugas melakukan pengembangan. 


Untuk tetap dapat mengusut deretan kasus-kasus tersebut hingga tuntas, pihaknya akan terus mengumpulkan petunjuk-petunjuk melalui pengungkapan pada kasus setelahnya. 


"Nah dengan tertangkapnya pelaku, kan bisa kami interogasi apakah dia melakukan pembegalan pada kasus ini (yang belum terungkap) atau tidak. Kita juga bisa pertemukan dengan korban atau saksi nantinya," ucapnya. 


Lebih lanjut, dirinya pun mengharap partisipasi dari pemerintah setempat atau dinas terkait untuk menambahkan CCTV pada lokasi-lokasi yang tergolong rawan. Terutama dalam mempermudah pihaknya mengumpulkan petunjuk jika terjadi pembegalan. 

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore