
Ketua MPR Zulkifli Hasan
JawaPos.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan mendadak viral, lantaran dalam kunjungan kerja ke Surabaya, Jawa Timur, dia menyebut ada lima fraksi di DPR yang mendukung dilegalkanya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Indonesia.
Saat dikonfirmasi ihwal kebentaran hal tersebut, Zulkifli langsung membantahnya. Dia menegaskan, lima fraksi tersebut tidak mendukung, melainkan menolak adanya LGBT.
"Lima fraksi menolak LGBT," ujar Zulkifli kepada JawaPos.com, Sabtu (20/1).
Saat disinggung, lima fraksi tersebut siapa saja terkait soal dukungan LBGT yang menurtnya itu tidak benar, Zulkifli belum membalas pesan aplikasi WhatsApp yang dikirim redaksi JawaPos.com.
Diketahui, lantaran pernyataan ada Fraksi di DPR yang mendukung LGBT itu, banyak sudah anggota dewan yang merespons ucapan Ketua Umum PAN yang akrab disapa Zulhas itu.
Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher Parasong menegaskan, mau jadi apa negara Indonesia apabila ada fraksi yang mendukung adanya LGBT.
"Jadi kalau dibiarkan berlangsung, maka negara ke-Tuhanan Yang Maha Esa ini mau dikemanakan, nilai-nilai luhur Pancasila mau dikemanakan," ujar Ali Taher kepada JawaPos.com.
Menurut Ali Taher, jangan karena mengatasnamakan hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi maka membebaskan adanya LGBT. Bagaimanapun Indonesia harus dibangun oleh masyarakat yang beradab dan berketuhanan yang maha esa.
"Jadi kebebasan itu jangan diterjemahkan sebebas-bebasnya, boleh demokrasi tapi yang beradab," katanya.
Sementara, Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR, Firman Soebagyo juga ikut bicara mengenai hal tersebut. Menurut dia bahwa sampai saat ini tidak ada fraksi yang menyetujui adanya LGBT.
Bahkan semua fraksi menolak apabila adanya pembahasan mengenai LGBT perlu mendapatkan dukungan. Sehingga tidak mungkin apabila DPR pernah membas Rancangan UU mengenai LGBT.
"DPR sampai sekarang belum pernah membahas, bahkan hampir semua fraksi menolak dimasukan dalam daftar prolegnas," kata Firman.
Politikus Partai Golkar ini melihat, bahwa Indonesia mayoritas pendudunya muslim. Sehingga perlu banyak kajian untuk memasukan Rancangan UU tersebut.
"LGBT sensitifitasnya tinggi, jadi tidak mudah meloloskan Rancangan UU yang akan membuat suasana gaduh," pungkasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
