
Keputusan mengenai masa depan Andik Vermansah akan diumumkan Persebaya dalam waktu dekat.
JawaPos.com - Saga transfer menyangkut Andik Vermansah dengan Persebaya Surabaya memasuki babak akhir. Kedua belah pihak sudah bertemu dan saling berbicara harga. Keputusan mengenai masa depan Andik akan diumumkan dalam waktu dekat.
Adalah Presiden Klub Azrul Ananda yang menjelaskan secara detail bagaimana perkembangan serta seberapa besar kemungkinan Andik berkostum Persebaya. "Akan kami umumkan itu bersama, antara Andik dan Persebaya, apapun keputusannya," kata Azrul Senin (15/1) sore.
Azrul mengaku sudah menjalin komunikasi secara langsung dengan Andik. Azrul telah mengutus manajer Chairul Basalamah untuk menemui Andik di Jakarta, di sela-sela agenda Kongres PSSI dan uji coba antara Timnas Indonesia dengan Islandia akhir pekan lalu.
"Kami sudah tahu poin-poinnya. Tinggal keputusan akhirnya. Apapun keputusannya akan kami umumkan bersama," ungkap Azrul.
Ia menyadari jika Arek Kalijudan, Surabaya ini bukan sekadar pesepak bola biasa. Bagi mayoritas pendukung Persebaya, Andik masih menjadi ikon Persebaya serta parameter pesepak bola muda, sukses dan pemain yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri asal Kota Pahlawan.
"Andik tokoh, ikon. Dia sudah tegaskan ke kami kalau dia bermain di Indonesia, maka ia tidak ingin bermain di klub lain selain Persebaya. Kami ingin yang terbaik untuk Andik dan Persebaya," jelas mantan pemain klub internal Indonesia Muda tersebut.
Sejatinya Persebaya sudah bersepakat secara lisan dengan Andik pada awal tahun 2017. Kedua belah pihak menyetujui kesepakatan jangka panjang, lebih dari tahun. Azrul bahkan menyebut nilai kontrak Andik bisa menjadi rekor di sepak bola Indonesia.
Pada akhirnya Andik ke pelukan Selangor FA. Cedera serta masa pemulihan yang panjang membuat Andik baru merapat di tim ini pada pertengahan musim. Andik memutuskan berpisah dengan Selangor FA ketika kontranya habis pada November 2017 lalu.
Persebaya lantas membuka komunikasi dengan Andik dan agenya pada awal Desember 2017. Sayang kedua belah pihak tidak menemui titik temu. "Tapi jalannya berbelok-belok. Bukan Andiknya dengan kita. Jadi berlarut-larut tidak karuan," tutup Azrul.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
