
Ketua MUI Maruf Amin
JawaPos.com - Februari 2017, merupakan bulan pesta politik yang membahagiakan untuk masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi bulan berduka untuk dunia perpolitikan.
JawaPos.com telah merangkum beberapa catatan penting yang terjadi sepanjang Februari 2017, mulai dari drama politik Hak Angket Atas Dugaan Penyadapan SBY.
Polemik itu bermula ketika, persidangan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok saat mendengarkan saksi atas ketua majelis ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin rupanya berbuntut panjang.
Pasalnya, dalam persidangan itu, kuasa hukum Ahok dan sang terpidana menuduh Ma'ruf Amin dan mantan keenam presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menjalin komunikasi melalui telepon untuk mengeluarkan fatwa atas kasus yang menyeruak, yakni penistaan agama.
Dalam persidangan itu, kuasa hukum Ahok berusaha meyakinkan Ma'ruf bahwa dirinya mempunyai bukti otentik percakapan yang dilakukan dirinya dengan SBY.
Tidak terima pemimpinnya disadap, wakil ketua fraksi partai Demokrat, Benny K. Herman lantas menggalang dukungan anggota fraksi di DPR untuk melayangkan hak angket pada (3/2/2017).
Sebab menurutnya, tindakan penyadapan yang dilakukan kepada pemimpinnya itu illegal dan meresahkan. Di sisi lain, tindakan itu juga merupakan pelanggaran atas undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE).
Menanggapi hal itu, rupanya usulan hak angket itu justru sepi peminat. Diketahui, anggota fraksi dari partai pendukung pemerintah seperti PDIP, Hanura, NasDem menentang usulan tersebut. Sedangkan lainnya masih menunda keputusan itu.
Di bulan ini juga, Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho tutup usia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada (6/2/2017) di rumah sakit cipto mangunkusumo (RSCM).
Pakar ekonomi syariah ini harus menyerah atas komplikasi penyakit yang sudah lama dideritanya selama ini. Taufik wafat dengan meninggalkan satu orang istri dan tujuh orang anak.
Jenazah Taufik telah dimakamkan di pesantren Lampu Iman, Jalan Dr Taruno, Adiyarsa, Karawang Barat, Jawa Barat.
Kabar duka ini lantas membuat sejumlah tokoh nasional dan politisi di Indonesia ikut berduka. Sebab, Taufik dinilai sosok yang pantang menyerah dan dikenal dekat dengan semua orang.
Dalam karir politiknya, Taufik sempat mengisi kursi orang nomor dua di PKS menggantikan Anis Matta, sebelum akhirnya memutuskan mengundurkan diri lantaran sakit.
Sebelum meninggal dunia, Taufik sempat mengucapkan kata terakhirnya kepada salah satu kader PKS, Mardani. Menurutnya, Taufik meminta maaf kepada seluruh kader PKS apabila selama ini hanya membuat malu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
