
Kantor DPP PDIP
JawaPos.com - Wacana revisi UU MD3 oleh Baleg DPR untuk mengakomodir PDIP duduk di kursi pimpinan mendapat respons beragam. Wakil rakyat diminta untuk tidak membuat kesepakatan yang hanya sekadar untuk menyenangkan salah satu pihak saja, tapi untuk rakyat Indonesia.
Menurut peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus, melakukan revisi UU MD3 jangan hanya menyenangkan partai tertentu, melainkan atas nama rakyat Indonesia. "Revisi itu harus terkait kepentingan bangsa," ujar Lucius saat dihubungi, Kamis (28/12).
Lucius menambahkan, apabila revisi UU MD3 itu hanya untuk mengakomodir kepentingan PDIP, maka sudah pasti bukan berdasarkan keinginan rakyat Indonesia. Sebab yang diberi jatah pimpinan hanyalah PDIP saja. "Kalau disepakati hanya penambahan untuk PDIP saja, itu revisi untuk menyenangkan partai," katanya.
Padahal UU dibuat untuk membenahi sistem yang ada, sehingga tidak ada bagi-bagi jatah kursi atau pun adanya politik transaksional.
Sebelumnya, Baleg DPR sudah sepakat untuk menambah satu kursi pimpinan DPR yang diperuntukkan ke Fraksi PDIP. Anggota Baleg Arsul Sani mengatakan semua fraksi yang ada di DPR sudah sepakat bahwa keinginan PDIP diakomodir dan mendapat jatah kursi pimpinan DPR.
"Sudah bulat adalah tambahan satu pimpinan DPR buat PDIP," ujar Arsul saat dihubungi, Rabu (27/12).
Menurut Anggota Komisi III DPR itu, saat ini kelompok fraksi (poksi) juga sudah sepakat akan melakukan revisi Undang-Undang MD3 ini yang mengatur tentang jatah pimpinan DPR. "Jadi revisi UU MD3 akan mulai kembali dibahas pada masa sidang yang akan datang," katanya.
Namun demikian Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga ingin mendapat jatah kursi pimpinan DPR, menurut Arsul para anggota Baleg tidak menyetujuinya. "Jadi mayoritas fraksi menolak," pungkasnya.
Partai berlogo banteng itu sebelumnya juga 'ngotot' bisa mendapatkan jatah kursi pimpinan DPR. Pasalnya PDIP merupakan partai pemenang Pemilu 2014 silam. Maka, wajar mendapat jabatan tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
