Selasa, 16 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Suami yang Mutilasi Istri Cantik Terancam Hukuman Mati

| editor : 

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan saat memantau langsung proses olah TKP kasus penemuan mayat korban mutilasi.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan saat memantau langsung proses olah TKP kasus penemuan mayat korban mutilasi. (Istimewa)

JawaPos.com - Satreskrim Polres Karawang akhirnya menangkap Muhammad Kholili (24). Pelaku pembunuhan sadis terhadap istrinya sendiri dengan motif sakit hati. Mayat korban dimutilasi dan dibakar di Desa Ciranggon, Karawang. Kini, tersangka terancam hukuman mati.

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan, tersangka akan dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan 338 tentang pembunuhan.

"Pasal 340 ancaman hukuman mati atau seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun dan pasal 338 ancamannya 20 tahun," kata Maradona kepada JawaPos.com, Kamis (14/12).

Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengintrigasi pelaku mutilasi

Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengintrigasi pelaku mutilasi (Istimewa)

Sejauh ini tim penyidik Polres Karawangan sedang melengkapi bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan untuk dihadirkan di persidangan. "Sedang mengumpulkan bukti-bukti administrasi," ujar kasatreskrim.

Menurut Maradona pihaknya juga akan segera melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), agar penyidik dapat mengidentifikasi kasus ini lebih mendalam. "Kita akan melakukan rekonstruksi tapi masih menunggu waktu," pungkas Kasatreskrim.

Seperti diberitakan, aksi sadis tersebut berawal Senin (4/12). Korban dan pelaku cekcok mulut dan berkelahi dengan pelaku. Ujungnya, pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan cara memukul leher menggunakan sisi samping telapak tangan kanan.

"Dipukul sebanyak 2 kali dan korban terjatuh kemudian kepalanya terbentur ke lantai," kata Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan melalui pesan elektronik.

Kemudian pelaku mengecek napas korban ternyata sudah tidak ada lagi. Selanjutnya pelaku menyembunyikan mayat korban di ruangan tengah kontrakan mereka.

Baru pada Selasa (5/12), pelaku membeli golok, plastik hitam besar, dan tas belanja. Sesampainya di kontrakan pelaku memutilasi korban mulai dari bagian kepala terlebih dahulu kemudian kedua kaki korban.

"Selanjutnya pelaku membuang kepala dan kedua kaki korban di Curug Cigentis, Loji, Karawang," ujarnya.

Pada Rabu (6/12), pelaku membuang tubuh korban di TKP penemuan mayat pertama kali di Ciranggon. Tubuh korban kemudian dibakar bersamaan dengan buku nikah, akta kelahiran korban, dan surat-surat lainnya milik korban.

Sementara itu, pengungkapan kasus berawal pada Selasa (12/12). Petugas menemui Muhammad Kholili yang mengaku kehilangan istrinya. Ternyata ciri-ciri yang disebutkan Polres Karawang mirip dengan istrinya.

“Kami pun memeriksa dia, namun tak ditemukan kesesuaian antara keterangannya dengan hasil VeR (visum et repertum). Kemudian beralih penyidik menelusuri keterangan Kholili yang janggal. Akhirnya Kholili tidak dapat beralibi lagi dan mengakui perbuatannya,” ungkap Hendy.

Pelaku menghabisi korban di sebuah kontrakan petak RT 05/RW 02 Dusun Sukamulya Desa Pinayungan Kecamatan Telukjambe Timur. Polisi pun segera menggelar olah TKP, Rabu (13/12). Olah TKP juga digelar di tempat pembuangan golok di Jembatan Sungai Citarum dekat Alun-Alun Karawang dan lokasi pembuangan HP korban di Irigasi Johar.

"Pelaku kemudian menunjukkan kepala dan kedua kaki korban yang dibuang secara terpisah di tiga tempat. Lokasinya tidak berjauhan di wilayah Curug Cigentis, Loji, Pangkalan," kata mantan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya tersebut.

Dari kejadian tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa botol Mizone berisi bensin, karpet anak tempat memutilasi, sofa kasur, yang terdapat bercak darah, termasuk helm yang digunakan pelaku ketika membuang mayat korban.

Ada juga barang bukti yang melekat di korban seperti baju, jam tangan, lakban penutup mulut, serta kain pel untuk membersihkan bekas mutilasi.

(ce1/sat/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP