Selasa, 16 Jan 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Pemilihan

Bukan Prabowo, Ini Figur Pesaing Utama Jokowi di Pilpres 2019

| editor : 

Jokowi dan Prabowo

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kedunya diprediksi kuat kembali bersaing pada Pilpres 2019 (Imam Husein/JawaPos)

JawaPos.com - Rilis sejumlah lembaga survei terkait Pilpres 2019, masih menempatkan Joko Widodo di posisi teratas. Elektabilitas dan popularitas Jokowi hingga kini tetap unggul ketimbang calon-calon lain.

Hanya Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang menjadi pesaing terberat Jokowi. Sekalipun memang secara persentase, masih sedikit lebih unggul Jokowi.

Pengamat Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, bila Prabowo maju kembali, maka hal itu sama saja dengan mengantarkan kemenangan kembali ke Jokowi.

Gatot Nurmantyo

Jenderal Gatot Nurmantyo (Dok.JawaPos.com)

"Jadi itu sama saja Prabowo mengizinkan Jokowi melenggang dua periode," ujar Hendri saat dihubungi, Selasa (12/12).

Menurut Hendri, saat ini baikya Prabowo menjadi orang di belakang layar dan memilih Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai Capres untuk bersaing dengan Jokowi. Pasalnya dituturkan Hendri, saat ini yang menjadi lawan sepadan dari Jokowi adalah Gatot Nurmantyo. Bukan Prabowo Subianto.

"Jadi saya rasa malah Gatot bisa jadi kompetitornya Jokowi karena saat ini kompetitor Jokowi masih lowong," katanya.

Namun demikian, apabila Gerindra nantinya jadi mengusung Gatot Nurmantyo maka harus menggunakan strategi khusus. Sebab elektabilitas Jokowi masih tinggi ketimbang Gatot Nurmantyo. Saat ini Gatot perlu menjaga elektabilitasnya sampai Pilpres 2019 nanti, lantaran itulah yang menjadi modalnya untuk maju.

"Jadi Gatot itu bisa bikin parpol atau join parpol. Gatot sudah punya elektabilitas bagus juga," pungkasnya.

(ce1/gwn/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP