Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 November 2017 | 16.41 WIB

Demi Anak Kembar yang Lahir Prematur, Sang Ayah Rela Jual Ginjal

Suryoto melihat anak kembarnya yang dirawat dalam inkubator di ruang ICU RSUD Sekadau, Senin siang (20/11). - Image

Suryoto melihat anak kembarnya yang dirawat dalam inkubator di ruang ICU RSUD Sekadau, Senin siang (20/11).

JawaPos.com - Suryoto tidak memiliki pilihan lain agar bisa menyelamatkan anak kembarnya yang lahir prematur. Pria 36 tahun itu nekat menjual ginjalnya demi perawatan sang buah hati yang lahir prematur pada Rabu (15/11).


"Sebagai orang tua, tentu sayang pada anak. Demi anak, saya siap jual organ tubuh saya. Saya siap jual ginjal kalau memang ada yang membutuhkan," kata Suryoto kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group) di ruang tunggu keluarga ICU RSUD Sekadau kemarin siang (20/11).


Dia menyadari bahwa menjual organ tubuh adalah perbuatan yang tidak baik dan melanggar hukum. "Tapi, saya harus gimana lagi? Saya bingung. Saya pasrah," ucapnya terisak. "Untuk perawatan istri saja habis Rp 3.734.000. Biaya itu diberi bos tempat saya menggarap lahan," ungkapnya.


Menurut Suryoto, dirinya tidak memiliki BPJS karena baru pindah. Suryoto makin bingung. Sebab, hingga dua hari lalu, biaya pengobatan anaknya sudah mencapai Rp 10 juta.


Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sekadau Syahdiman menyatakan, pihaknya bakal berupaya membantu Suryoto. 

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore