
Suryoto melihat anak kembarnya yang dirawat dalam inkubator di ruang ICU RSUD Sekadau, Senin siang (20/11).
JawaPos.com - Suryoto tidak memiliki pilihan lain agar bisa menyelamatkan anak kembarnya yang lahir prematur. Pria 36 tahun itu nekat menjual ginjalnya demi perawatan sang buah hati yang lahir prematur pada Rabu (15/11).
"Sebagai orang tua, tentu sayang pada anak. Demi anak, saya siap jual organ tubuh saya. Saya siap jual ginjal kalau memang ada yang membutuhkan," kata Suryoto kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group) di ruang tunggu keluarga ICU RSUD Sekadau kemarin siang (20/11).
Dia menyadari bahwa menjual organ tubuh adalah perbuatan yang tidak baik dan melanggar hukum. "Tapi, saya harus gimana lagi? Saya bingung. Saya pasrah," ucapnya terisak. "Untuk perawatan istri saja habis Rp 3.734.000. Biaya itu diberi bos tempat saya menggarap lahan," ungkapnya.
Menurut Suryoto, dirinya tidak memiliki BPJS karena baru pindah. Suryoto makin bingung. Sebab, hingga dua hari lalu, biaya pengobatan anaknya sudah mencapai Rp 10 juta.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sekadau Syahdiman menyatakan, pihaknya bakal berupaya membantu Suryoto.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
