Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2017 | 04.56 WIB

Menperin: Bekerja di Industri Berbeda Ketika di Sekolah

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke PT YPTI di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Selasa (14/11). - Image

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke PT YPTI di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Selasa (14/11).

JawaPos.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengunjungi dua perusahaan bidang permesinan di Yogyakarta, Selasa (14/11). Keduanya perusahaan adalah PT Yogya Presisi Teknikatama (YPTI) di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, dan PT Karya Hidup Sentosa (KHS) di Yogyakarta.


Dalam kunjungannya, Airlangga sempat menyaksikan pelajar SMK yang sedang magang di perusahaan tersebut. Dia lantas memberikan apresiasi kepada perusahaan karena telah ikut serta dalam program link and match antara industri dan pemerintah.


"YPTI kan spesialis di precision manufacture. Kami lihat anak-anak SMK yang sudah bekerja, latihan di sini kelihatan anak-anak itu sangat semangat. Pengalaman bekerja di industri itu berbeda ketika di sekolah," kata Airlangga.


Magang di perusahaan permesinan seperti ini, lanjut Airlangga, dapat menambah kepercayaan diri anak sekolah ketika menghadapi dunia kerja nantinya. Apalagi Yogyakarta merupakan basis pendidikan. Tentunya, sumber daya manusianya akan lebih siap.


Ditambah dengan keberadaan dua perusahaan ini yang membutuhkan teknologi dan daya saing yang tinggi. "Karena industri ini sangat padat teknologi dan membutuhkan tenaga operator," ujarnya.


PT YPTI merupakan sebuah perusahaan jasa pembuatan tooling (peralatan), maupun alat ukur yang dibutuhkan oleh perusahaan- perusahaan. Sedangkan PT KHS bergerak di bidang pembuatan alat-alat pertanian.


General Manager PT YPTI Ariyono Wibowo menjelaskan, industri seperti ini diperlukan sistem jangka panjang. Untuk itulah, perusahaan membutuhkan anak-anak yang dididik dan dimotivasi. "Kami mengikuti program dari pak Menteri, dan ada beberapa anak magang yang sudah bekerja," ungkapnya.


Setidaknya ada sembilan SMK di DIY yang menjadi binaannya. Kedepan, perusahaan juga akan mengajak magang guru-guru sekolah permesinan agar lebih mengetahui mengenai industri ini.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore