
Jenazah Andi Nursaiful saat di rumah sakit
JawaPos.com - Panitia Pelaksana (Panpel) Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra 100 siap bertanggung jawab atas apa yang menimpa Andi Nursaiful. Andi adalah pelari yang ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri pada 18 kilometer dari garis start sekitar pukul 05.00 WIB, Sabtu (4/11). Meski telah mendapatkan tindakan medis, jiwanya tak tertolong.
Melalui surat yang ditandatangani oleh Race Director Rudi Rochmansyah, Panitia BTS Ultra 100 tak akan lari dari tanggung jawab atas kejadian yang menimpa pelari asal Cilodong, Depok, Jawa Barat (Jabar) tersebut.
"Panitia BTS 100 menyatakan dengan ini bertanggungjawab penuh atas kejadian yang tidak kita harapkan ini," kata Rudi Rochmansyah. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada korban serta keluarga korban.
"Atas musibah ini kami, panitia BTS Ultras 100, merasa kehilangan dan mengucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya. Dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan," harap Rudi.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Andi Nursaiful (48 tahun) ditemukan meninggal di kawasan Ranupane, Sabtu, pukul 05.00 WIB. Korban start dari pukul 01.00 WIB.
Sementara itu, ucapan bela sungkawa mulai mengalir untuk korban. Perhimpunan Pendaki Gunung dan Jelajah Alam (Pataga) Indonesia mengaku kehilangan salah satu anggota terbaik. Korban merupakan mantan atlet panjat tebing dan trail runner marathon specialist.
"Almarhum juga seorang instruktur hebat yang sudah menginspirasi banyak orang untuk terus brgerak dan berolahraga," tulis Pataga Indonesia.
Menurut informasi yang dihimpun, korban Andi Nursaiful merupakan warna perumahan Cenning Ampe, Sukamaju, Cilodong, Depok, Jawa Barat (Jabar).

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
