Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 November 2017 | 05.55 WIB

Tiga Suporter Jadi Korban Salah Sasaran di Laga Persija VS Persib

Laga Pesija versus Persib di Stadion Manahan, Solo, ternyata memakan korban. - Image

Laga Pesija versus Persib di Stadion Manahan, Solo, ternyata memakan korban.

JawaPos.com - Tiga orang penonton mengalami luka cukup parah saat pertandingan antara Persija melawan Persib yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11) sore. Beruntung, ketiga suporter tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas yang berjaga di stadion dan dilarikan untuk mendapatkan perawatan.


Para suporter tersebut sempat menjadi bulan-bulanan oknum suporter lain di beberapa lokasi, seperti tribun utara dan tribun timur. Ketiga korban tersebut di antaranya, Ahmad Habibi, Dicky, dan Ihkwan.


Para korban ini sepertinya hanya menjadi salah sasaran yang dilakukan oleh oknum suporter Persija. Karena setelah ditelusuri para korban ini tidak berasal dari Bandung dan bukanlah Bobotoh. Ketiganya adalah dari eks Karesidenan Surakarta, seperti dari Sukoharjo dan Boyolali.


Salah satu korban, Ahmad Habibi mengatakan, dirinya hanya menjadi korban saja. Bukanlah dari Bandung melainkan dari Sukoharjo. Selama ini dirinya menempuh pendidikan di UNS, Solo. Tetapi, karena dirinya saat itu mengenakan pakaian biru saja, Ahmad langsung dikeroyok tanpa ampun. “Saya bukanlah Bobotoh, ya mungkin saja tadi pas bawa baju biru. Tadi tergesa-gesa saat berangkat ke sini, ya mungkin lagi apes saja,” tandasnya.


Sementara itu, Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indra Syarif mengaku, belum mengetahui jika ada tiga korban salah sasaran dari suporter Persija. Menurutnya, untuk pertandingan kali ini the Jakmania relatif tertib karena tidak ada sweeping seperti yang pernah dilakukan sebelumnya.


“Kalau kali ini kan tidak ada sweeping, kalau yang dulu kan pakai di-sweeping. Kalau ada yang menjadi korban, berarti saya harus minta maaf,” katanya.


Panpel Pertandingan Solo, Heri Gogor Isranto mengaku sudah mengetahui ada korban suporter. Akan tetapi, dirinya juga belum memastikan berapa jumlahnya. “Kalau nanti ada ya kami akan membantu, kalau yang bertanggung jawab Panpel dari Jakarta. Kalau dari kami hanya selaku mediator atau menyediakan tempatnya saja,” kata Gogor.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore