
Naif saat berkunjung ke kantor redaksi jawapos.com di Jakarta, Senin (30/10)
JawaPos.com - 7 Bidadari menjadi album Naif yang paling banyak dibicarakan akhir bulan ini. Dirilis pada 22 Oktober 2017 lalu, album tersebut menjadi pelepas dahaga penggemarnya selama ini. Sebab band yang berusia 22 tahun itu akhirnya menunjukkan debutnya, setelah enam tahun menelorkan album sebelumya.
Hari ini, Senin (30/10), Naif berkunjung ke redaksi JawaPos.com, Jakarta untuk berbincang-bincang soal 7 Bidadari. David, Pepeng, Jarwo, dan Emiel pun menceritakan perjalanan produksi album ketujuh.
David mengatakan, produksi album 7 Bidadari memakan waktu cukup lama, sekitar 3 tahun. Selain karena kesibukan, Naif juga sengaja memilih momen ulang tahun ke-22 untuk meluncurkan album.
"Setelah enam tahun akhirnya kami merilis album lagi. Kami mengerjakannya udah dari beberapa tahun lalu," kata David, vokalis Naif di Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Senin (30/10).
Pelantun Buta Hati itu menjelaskan, pemilihan judul 7 Bidadari adalah hasil keputusan bersama. Nama tersebut terinspirasi dari kisah legenda Jaka Tarub yang bertemu tujuh bidadari. "Jadi diambil dari kisah tujuh bidadari itu. Kebetulan ini juga album ketujuh, makanya kami sekalian beri judul 7 Bidadari," imbuhnya.
Album 7 Bidadari terdiri dari 10 lagu baru yang semuanya diciptakan oleh David, Jarwo, Emil, dan Pepeng itu. Daftar lagu di dalamnya yakni 7 Bidadari, Alangkah Indahnya Indonesia, Selama Ada Cinta, Diriku Dirimu, Indah, Berubah, Kenali Dirimu, Sedjak, Apa Yang Membuat Dirimu untuk Terus Disini, dan Sayang Disayang.
Dari departemen musik, album ini terdengar sangat menawan. Naif sengaja menyajikan lagu-lagu bernuansa lama seperti album awal. David memastikan bahwa album 7 Bidadari masih menyuguhkan musik pop sederhana yang telah menjadi ciri khas Naif selama ini. "Jadi musik tetap ya kayak Naif selama ini," imbuhnya.
Cover album 7 Bidadari juga digarap secara maksimal. Artwork album baru ini dikerjakan oleh Glenn Wolk, seniman asal Amerika Serikat. Glenn Wolk merupakan orang yang juga pernah mendesain artwork untuk band kenamaan dunia seperti The Beatles, The Rolling Stones, dan lainnya.
Vokalis Naif, David mengatakan bahwa kerja sama ini bermula saat dirinya mengagumi karya-karya Glenn Wolk. Dia kerap berkomunikasi di media sosial dengan pria asal Negeri Paman Sam tersebut. Kemudian suatu saat David pun menawarkan Glenn Wolk untuk mengerjakan artwork cover album 7 Bidadari milik Naif.
"Berawal dari DM (direct message) di Instagram. Gue tawarin dia bikin artwork buat album Naif," jelasnya.
Ajakan pelantun Buta Hati itu mendapat sambutan baik. Glenn Wolk ternyata menyetujui untuk membuat artwork album Naif. Dia kemudian mendengar lagu-lagu Naif, serta melakukan riset soal 7 Bidadari. Tanpa banyak campur tangan Naif, Glenn Wolk berhasil menciptakan artwork yang indah.
Bila dilihat pada sampul album, tampak gambar tujuh bidadari serta Jaka Tarub. Gambar didominasi juga oleh motif-motif bunga warna-warni. Di bagian tengah tertulis 7 Bidadari Naif. "Kami sangat puas dengan hasilnya. Dibuatin dia aja sudah sangat bangga," cerita David
Album 7 Bidadari dari Naif diproduksi oleh demajors. Selain versi digital, album ini juga dirilis dalam format CD dan vinyl dalam jumlah terbatas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
