
Carl Hoefkens saat memperkuat Stoke City
JawaPos.com - Sebuah pernyataan mengejutkan diungkapkan mantan defender West Bromwich Albion dan Stoke City, Carl Hoefkens. Eks pesepak bola asal Belgia itu mengaku pernah satu tim dengan pemain gay saat memperkuat klub di Premier League.
Bahkan, Hoefkens menyebut salah satunya adalah pemain dengan nama yang cukup dikenal. Namun, pemain yang pensiun pada Juli 2016 itu enggan menyebutkan nama pemain yang dia sebut gay karena merupakan privasi mereka.
Hoefkens ternyata tak hanya satu tim dengan pemaih gay saat di Inggris. Dia juga pernah satu tim dengan pemain gay saat bergabung di klub negaranya, Club Brugge. Hoefkens bermain bersama Stoke pada 2005-2007 dan kemudian pindah ke West Brom pada 2007-2009. Sedangkan di Club Brugge, Hoefkens bermain pada 2009-2013.
"Saya pernah satu tim dengan tiga pemain gay, bahkan salah satunya adalah nama yang cukup terkenal. Mereka tidak menyembunyikan bahwa mereka gay saat berada di ruang ganti," jelas Hoefkens seperti dilansir surat kabar Belgian, De Zondag.
"Satu pemain gay saat di Club Brugge dan dua lainnya saat saya bermain di Premier League. Saya tak bisa menyebutkan namanya karena saya menghormatinya. Ini juga sesuai permintaan mereka," imbuhnya.
"Salah satu pemain gay yang merupakan rekan setim saya tak menyembunyikan dia juga menyukai pria. Dia datang ke tempat latihan bersama pacar laki-lakinya. Saat di kamar ganti, dia selalu berdua. Dia meminta untuk merahasiakan ke publik, tapi dia tak mengungkapkan alasannya," beber Hoefkens.
Pesepak bola gay di Inggris memang belum mau terbuka ke publik. Padahal, FA sudah meminta mereka untuk berterus terang. Namun, seperti yang dikatakan Chairman FA, Greg Clarke, pihaknya kesulitan untuk mendata pesepak bola gay yang bermain di klub profesional Inggris.
Hoefkens sendiri menilai bahwa hal yang aneh gay masih tabu di sepak bola. "Itu sangat aneh dan tak manusiawi. Mereka adalah manusia dan mereka adalah pemain profesional. Saya bahkan berharap ada pemain top akan mengucapkan 'Saya seorang gay, kenapa?'. Saya yakinm setelah itu tak ada lagi tabu untuk kaum gay di sepak bola," sebutnya.
"Jika saya gay, saya akan melakukan itu. Pada dasarnya gay tak berbeda dengan yang lain. Semua manusia sama dan hanya butuh penerimaan dari masyarakat," imbuh Hoefkens.
Seperti diketahui, Justin Fashanu adalah pesepak bola di Inggris yang terang-terangan mengaku gay. Dia mengungkapkannya pada 1990 silam. Fashanu sendiri bunuh diri pada 1998. Setelah mengungkapkan bahwa dirinya gay, dia mendapat cemoohan dan ejekan dari pihak lain. Itu membuatnya merasa depresi dan akhirnya memilih bunuh diri dalam umur 37 tahun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
