
Ilustrasi listrik
JawaPos.com - PT Bukit Asam Tbk gencar mengembangkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang dengan total kapasitas 4.240 megawatt (mw). Investasi yang dibutuhkan mencapai USD 6,95 miliar.
Salah satu PLTU terbesar di tanah air yang segera dibangun adalah PLTU Mulut Tambang Sumsel 8. PLTU mulut tambang dibangun di dekat lokasi pertambangan. Dengan demikian, harga batu bara yang digunakan bisa lebih murah karena ongkos angkut mampu ditekan.
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin menyatakan, kebutuhan batu bara akan meningkat seiring dengan beroperasinya beberapa proyek pembangkit tersebut. ”Saat ini kontribusi penjualan batu bara Bukit Asam ke PLN terus meningkat. Laba kami juga terdongkrak dengan naiknya penjualan serta harga batu bara,” paparnya setelah penandatanganan amandemen PPA (power purchase agreement) dengan PLN di Jakarta kemarin (19/10).
BUMN tersebut baru mengelola pembangkit dengan total kapasitas 266 mw di tiga lokasi. Yakni, 2 x 8 mw di Tanjung Enim; 3 x 10 mw di Tarahan, Lampung; dan 2 x 110 mw di Banjarsari, Lahat. Sementara itu, beberapa proyek pembangkit perseroan yang tengah dikembangkan, antara lain, PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 dengan kapasitas 2 x 620 mw di Muara Enim, Sumatera Selatan, yang akan dibangun bersama China Huadian melalui anak perusahaan PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP).
PLTU tersebut membutuhkan pasokan 5 juta ton batu bara per tahun dengan konstruksi awal dibangun pada 2018.
Rencananya, proyek yang masuk program 35 ribu mw itu memasuki commercial operation date (COD) pada 2021 untuk unit I dan pada 2022 untuk unit II. PTBA dan PLN telah menandatangani amandemen PPA proyek tersebut dengan harga jual listrik mencapai USD 4,79 sen per kWh.
Dalam amandemen PPA itu, terjadi beberapa perubahan. Yakni, listrik yang awalnya dialirkan ke Jawa dengan menggunakan high voltage direct current (HVDC) kini disalurkan ke Sumatera dengan jalur transmisi extra high voltage 500 kv.
Perubahan dilakukan karena kebutuhan listrik di Jawa sudah mencukupi sehingga listrik dialihkan ke Sumatera. Kebutuhan listrik di Sumatera saat kondisi beban puncak mencapai 6 ribu mw. Sementara itu, pertumbuhannya bisa mencapai 12 persen per tahun. Pasokan listrik dari pembangkit di sana masih kurang 600 mw. ”Dalam 4 tahun saja, kebutuhan listrik di sana bisa tumbuh 50 persen,” imbuh Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Tbk Suherman.
Selain itu, PTBA akan membangun PLTU Mulut Tambang Peranap dengan kapasitas 2 x 300 mw di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Ada pula PLTU Mulut Tambang Sumsel 6 dengan kapasitas 2 x 300 mw di Tanjung Enim.
Perseroan juga bakal melakukan ekspansi dengan membangun PLTU Mulut Tambang Sumsel 9 dan 10 dengan kapasitas 3 x 600 mw. Rencananya, pasokan listrik dari kedua PLTU tersebut dialirkan ke Jawa jika pasokan listrik di Sumatera telah memadai.
Perseroan gencar membangun PLTU mulut tambang lantaran adanya peraturan dari Kementerian ESDM bahwa proyek PLTU harus dekat dengan bahan baku.
Tak hanya proyek PLTU, perseroan juga tengah mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 100 mw di Umbilin. ”Kami sudah mengirim surat ke PLN tentang hal itu. Waktu konstruksinya masih menunggu hasil dari PLN,” ujarnya. Dia menambahkan, masa depan pembangkit listrik yang tidak hanya mengandalkan energi fosil menjadi pertimbangan pembangunan PLTS tersebut. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
