
Meski kalah, pelatih Angel Alfredo Vera tak mau terlarut dalam kesedihan. Sebab kekalahan atas Kalteng Putra tak berdampak besar.
JawaPos.com - Persebaya Surabaya meraih hasil mengecewakan, tumbang 0-1 dari Kalteng Putra, saat menjamu Kalteng Putra, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (12/10) sore. Ini adalah kekalahan kedua Persebaya sepanjang kompetisi Liga 2 2017.
Green Force -julukan Persebaya sebenarnya mendominasi pertandingan atas Kalteng Putra. Mereka melepaskan 12 tembakan, tapi hanya lima yang on target. Mirisnya, tak ada satupun dari peluang itu yang berbuah gol.
"Pertandingan terjadi seperti semua pertandingan saat kandang. Kami sangat dominan tapi bola tidak mau masuk ke gawang. Lawan menumpuk semua pemain di belakang. Mungkin kami kurang tenang," kata Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera.
Kekalahan atas Kalteng Putra adalah puncak dari penampilan buruk Persebaya dalam tiga pertandingan terakhir. Mereka selalu gagal mencetak satu gol pun. Padahal Rendi Irwan Saputra sangat mendominasi permainan dan mencetak banyak kesempatan untuk mencetak gol.
"Kami kurang tenang dan kurang beruntung. Dulu sebelum ini terjadi kami bisa mencetak banyak gol di setiap pertandingan. Artinya kami bisa kembali ke kondisi itu," tutur pelatih asal Argentina tersebut.
Secara keseluruhan, kalah atas Kalteng Putra adalah yang kedua kedua bagi Persebaya di musim ini, sekaligus yang pertama di kandang sendiri. Persebaya terakhir kali kalah ketika bertandang ke markas Martapura FC di Stadion Demang Lehman, 30 April lalu.
Meski kalah, Alfredo tak mau terlarut dalam kesedihan. Sebab kekalahan atas Kalteng Putra tak berdampak besar. Persebaya tetap lolos ke babak delapan besar Liga 2 dengan status runner up Grup C.
"Tim menurut saya masih main bagus. Yang utama target kami sudah terwujud, yakni masuk delapan besar. Masih ada waktu untuk perbaiki apa yang kurang dari pertandingan-pertandingan yang lalu," tutup Alfredo.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
