
Pedangdut Dewi Sanca bersama pengacaranya usai dipanggil Bareskrim Polri terkait dugaan korupsi Bupati Intan Jaya, Lukas Enembe.
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah memeriksa penyanyi dangdut Dewi Sanca terkait dugaan kasus korupsi APBD di Kabupaten Intan Jaya, Papua.
"Dewi sanca dilakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi di Kabupaten Intan Jaya," kata Kasubdit III Dittipikor Bareskrim Polri, Kombes Cahyono Wibowo kepada JawaPos.com, Senin (4/9).
Dalam hal ini, Dewi Sanca mengaku dirinya telah diperiksa oleh penyidik Dittipikor Bareskrim Polri. Menurutnya, penyidik hanya mengklarifikasi terkait foto yang dia unggah di akun sosial media Instagram miliknya.
Dewi mengungkapkan, bahwa foto uang yang bernilai ratusan juta itu bukan miliknya. Melainkan hanya foto yang dia peroleh dari sumber pencarian Google.
"Hanya klarifikasi saja, itu foto di Instagram saya dapat dari Google dan bukan milik Bupati Intan Jaya," ungkapnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Dewi Sanca yakni Herwanto menjelaskan bahwa Dewi dipanggil pihak kepolisian terkait dugaan penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015-2016.
"Ini hanya klarifikasi biasa aja, soal dugaan penggunaan uang APBD 2015 2016," ujar Herwanto.
Menurut Herwanto, kliennya Dewi belum cukup lama mengenal dengan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. Dewi kenal dengan Natalis pada bulan Agustus lalu. Pertemuan itu dilakukan tidak sengaja di tempat rumah makan.
"Ini hanya klarifikasi biasa aja, soal dugaan penggunaan uang APBD 2015-2016, karena Dewi baru saja kenal dengan Bupati Intan Jaya," ucap Herwanto.
Pertemuan antara Dewi dengan Natalis itu, hanya sebatas rekan kerja. Saat itu dirinya diminta untuk bernyanyi di Intan Jaya, dalam rangka acara kemerdekaan.
"Iya Dewi kenal secara profesional aja. Diminta nyanyi tapi ya enggak jadi, udah keburu ramai," tuturnya.
Herwanto mengungkapkan bahwa Dewi dimungkinkan akan kembali dipanggil oleh Dittipikor Bareskrim Polri. Hal itu untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya, terutama dalam foto yang dia unggah di sosial media Instagram.
"Mungkin saja, kan penyidik bilang ingin tau yang sesungguhnya. Tapi kalau enggak sesuai prosedur, kami akan tempuh jalur hukum," pungkas Erwanto.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
