Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 00.59 WIB

Demand Rumah Tapak di Greater Jakarta Masih Stabil, Segmen Rp 600 Juta ke Atas Paling Banyak Dicari

ILUSTRASI. Jones Lang LaSalle mencatat, segmen rumah dengan harga di atas Rp 3 miliar juga meningkat signifikan dan menyumbang sekitar 19 persen dari total permintaan. (Istimewa) - Image

ILUSTRASI. Jones Lang LaSalle mencatat, segmen rumah dengan harga di atas Rp 3 miliar juga meningkat signifikan dan menyumbang sekitar 19 persen dari total permintaan. (Istimewa)

JawaPos.com - Konsultan properti, Jones Lang LaSalle (JLL) mencatat permintaan terhadap rumah tapak di Jakarta dan sekitarnya (Greater Jakarta) masih relatif stabil pada paruh pertama 2026 meskipun pasar properti dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

Head of Growth and Head of Strategic Consulting JLL Indonesia, Vivin Harsanto mengatakan, rumah tapak atau landed house merupakan salah satu sektor properti yang relatif tangguh dalam menghadapi siklus pasar.

“Kalau kita lihat, landed house masih populer dan merupakan salah satu sektor properti yang cukup resilient selama siklus properti naik dan turun,” kata Vivin dalam Jakarta Property Market Overview 2Q di Jakarta, Selasa (18/8).

Berdasarkan riset JLL, total permintaan rumah tapak di kawasan Greater Jakarta pada semester I 2026 mencapai sekitar 3.900 unit, sementara peluncuran baru sekitar 3.500 unit. Adapun tingkat penjualan kumulatif mencapai sekitar 90 persen.

Vivin mengatakan, salah satu perubahan yang terlihat pada pasar rumah tapak adalah pergeseran preferensi konsumen terhadap jumlah kamar tidur.

Pada semester I 2025, rumah dengan tiga kamar tidur menjadi tipe yang paling banyak diminati dengan porsi sekitar 39 persen. Namun, pada semester I 2026, rumah dengan empat kamar tidur menjadi tipe yang paling populer.

Menurut Vivin, perubahan tersebut didorong semakin lengkapnya fasilitas yang tersedia di kawasan hunian terpadu (township). "Sekarang kita melihat township sudah memiliki fasilitas yang cukup baik. Semua developer sudah mendorong fasilitas seperti komersial, fasilitas publik, rumah sakit, sekolah, dan sebagainya," ujarnya.

Kelengkapan fasilitas tersebut, menurutnya, membuat kawasan township semakin menarik bagi konsumen, termasuk pembeli dari kelompok usia muda. Selain fasilitas, konektivitas dan infrastruktur kawasan juga menjadi faktor yang meningkatkan kenyamanan konsumen.

Dengan kondisi tersebut, permintaan terhadap rumah dengan tiga hingga empat kamar tidur tetap kuat meskipun luas bangunan tidak selalu besar.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore