
Penandatanganan akuisisi PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII) terhadap PT Permata Prima Inovasi di Jakarta. (Istimewa).
JawaPos.com - Di tengah dinamika industri properti, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnisnya.
Melalui akuisisi saham PT Permata Prima Inovasi di PT Permata Citra Inovasi (PCI), KPII menegaskan arah transformasi sebagai investment holding yang fokus mengembangkan sektor properti pendukung berprospek jangka panjang.
Aksi korporasi ini menjadi langkah strategis KPII dalam memperluas portofolio investasinya sebagai investment holding, khususnya pada sektor properti pendukung yang memiliki prospek pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi perseroan di tengah dinamika industri properti dan pengelolaan aset yang semakin kompetitif.
Direktur PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), Bayu Setiawan, menyampaikan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam memperkuat ekosistem bisnis properti.
“Kami melihat potensi besar PCI, baik dari sisi fundamental usaha maupun peluang pengembangan ke depan. Akuisisi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ujarnya.
Bayu menjelaskan, PT Permata Citra Inovasi (PCI) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang persewaan dan manajemen building, meliputi pengelolaan aset properti serta layanan operasional serta pemeliharaan bangunan secara terintegrasi. KPII menilai PCI memiliki fundamental bisnis yang solid dan potensi pengembangan yang signifikan.
Dalam transaksi tersebut, KPII mengakuisisi sebanyak 99,9% saham PCI atau setara dengan 86.413 lembar saham dengan nilai nominal Rp86,413 miliar yang sebelumnya dimiliki oleh PPI.
Sementara itu, Direktur PCI, Septian Pratama menilai dengan masuknya pemegang saham baru akan memberikan dukungan yang lebih kuat, khususnya dalam aspek permodalan, pengembangan usaha, serta penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik. “Sinergi ini diyakini dapat mempercepat ekspansi dan meningkatkan kinerja PCI secara berkelanjutan,” paparnya.
Ke depan, KPII dan PCI berkomitmen menjalankan proses integrasi secara bertahap dan terukur guna memastikan kesinambungan operasional serta optimalisasi potensi bisnis pasca-akuisisi.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
