
Ilustrasi: Tren smart home mulai diminati. (Istimewa)
JawaPos.com - Asisten suara yang bisa disuruh pasang alarm, kulkas yang tahu isi perutnya sendiri, sampai penyedot debu yang bisa jalan-jalan sendiri, semuanya bukan lagi adegan film fiksi ilmiah.
Ini adalah kenyataan baru yang disebut smart home alias rumah pintar. Tapi tunggu dulu, se-pintar itu, amankah?
Kehidupan kita memang makin dimanjakan oleh teknologi. Perangkat pintar seperti lampu otomatis, robot dapur, TV canggih, hingga tirai yang bisa buka-tutup sendiri kini jadi bagian dari keseharian. Dan menurut prediksi, pada 2028 nanti, lebih dari 1 dari 3 rumah di dunia akan menggunakan sistem smart home.
Tapi, kenapa disebut pintar? Karena semua perangkat ini terhubung dan bisa saling ngobrol, ya, sesama perangkat. Biasanya mereka dikendalikan oleh satu 'otak" ' pusat alias hub yang mengatur semuanya.
Kamu bisa kasih perintah lewat aplikasi, suara, atau langsung dari web. Misalnya, kamu bisa atur lampu nyala otomatis saat matahari terbenam, atau AC menyala saat kamu hampir sampai rumah.
Smart home juga makin pintar dengan kecerdasan buatan. Bayangkan: TV bisa tahu kamu nonton acara masak, terus bantu nyari resepnya, cek isi kulkas kamu, lalu bikin daftar belanja. Gila sih, keren!
Tapi, Makin Canggih, Makin Rentan?
Di balik kemudahan itu, ada risiko yang harus diperhatikan. Karena semua perangkat ini nyambung ke internet dan akun pribadi, hacker pun bisa ikut 'masuk rumah'.
Kasus nyata? Penyedot debu Ecovacs pernah diretas, bukan cuma ngintip, tapi juga bikin onar dengan suara bising dan gerakan aneh. Bahkan, kasur pintar pun bisa jadi celah kalau tak diamankan.
Bayangkan, kulkas atau speaker pintar kamu bisa saja nguping percakapan di rumah. Serem, kan? Tapi tenang, bukan berarti kamu harus langsung buang semua alat canggih itu. Kuncinya: tahu cara menjaga keamanan perangkat.
Berikut beberapa tips dari Kaspersky biar rumah pintar kamu nggak cuma nyaman, tapi juga aman. Pertama, amankan WiFi.
Jangan pakai password bawaan router! Ganti dengan yang lebih kuat dan unik. Password WiFi itu ibarat pintu utama rumah kamu, jangan sampai gampang dibobol.
Pantau jaringan secara rutin. Gunakan juga tools seperti WiFi Security Check buat cek apakah jaringan kamu punya celah. Kalau ada perangkat asing nyambung, kamu bisa langsung putuskan.
Kemudian cek perilaku aneh dari perangkat. Kalau lampu tiba-tiba nyala sendiri atau speaker ngomong sendiri, bisa jadi ada yang salah. Segera ganti password akun perangkat dan cek aktivitasnya.
Terakhir, matikan fitur yang nggak digunakan. Lagi nggak pakai kamera atau mikrofon? Matikan saja. Fitur yang tak terpakai bisa jadi celah bagi penyusup.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
