
ILUSTRASI. Suasana Pameran Indonesia Properti Expo 2022 yang di gelar di JCC, Jakarta, Minggu (15/5/2022).
JawaPos.com - Sebagian milenial dan generasi Z mungkin punya ambisi yang terkesan terlalu terburu-buru bagi generasi sebelumnya. Misalnya, memiliki rumah sebelum usia 30 tahun.
Sepertinya, bagi sebagian orang impian ini cukup sulit, mengingat saat ini harga properti sangat mahal, sementara penghasilan atau tabungan yang dimiliki belum cukup. Namun, itu bukanlah hal yang mustahil diwujudkan jika gaya hidup yang dijalani mendukung.
"Memiliki rumah bisa menjadi titik awal pengembangan kehidupan, terutama bagi generasi Z dan milenial," kata Department Retail OK Bank Hardiansyah Ramadhan dikutip dari Antara, Minggu (29/5).
Menurut Hardiansyah, hal pertama yang perlu dilakukan milenial yaitu meneliti kembali neraca keuangan. Ini untuk memastikan bahwa pengeluarannya selama ini sebetulnya cukup untuk mewujudkan impian tersebut, hanya gaya hiduplah yang menyedot seluruh sumber daya.
Perlu diingat pula bahwa memiliki rumah merupakan kebutuhan. Dengan berpegang pada prinsip tersebut, milenial akan dapat lebih spesifik dalam mengatur anggaran.
Selain mengubah gaya hidup dan menetapkan target, Hardiansyah menyarankan untuk sering-sering mengecek atau survei perkembangan properti. Mengunjungi pameran merupakan salah satu tips lain yang bisa dilakukan.
Mendatangi pameran properti akan memberikan informasi lebih mengenai kondisi industri, serta ketersediaan dan harga. Hal ini tentunya akan membantu milenial dalam menyesuaikan dan menetapkan pilihan yang paling sesuai.
Strategi lainnya yaitu mengasumsikan kenaikan harga sekitar 10 persen dari harga asli properti yang diincar akan membantu menentukan besaran anggaran yang perlu disiapkan. Hal ini juga mempermudah penentuan langkah yang harus diambil saat pembayaran angsuran, serta jangka waktu yang diperlukan untuk melunaskan.
"Carilah penyedia kredit yang tepat, apalagi bagi yang telah menyisihkan dana namun masih membutuhkan sedikit tambahan," ujar Hardiansyah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
