
Menteri Perumahan Maruarar Sirait mengungkapkan bantuan pembangunan 2.603 unit rumah non-APBN dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan kontribusi pribadi. (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan tidak ada persoalan hukum pada lahan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, yang akan menjadi lokasi pembangunan rumah susun (rusun) subsidi pemerintah. Kepastian tersebut diperolehnya setelah bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu disampaikan Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, usai pertemuan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (21/1).
“Hari ini saya berani menyampaikan sesudah clearance dari KPK, dari pimpinan KPK, bahwa tidak ada masalah secara hukum untuk di Meikarta untuk dimulai pembangunan rumah susun subsidi. Saya merasa ada kepastian hukum,” kata Ara.
Ara menjelaskan, kepastian hukum atas lahan Meikarta sangat dinantikan oleh berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pengembang, hingga perbankan. Menurutnya, kejelasan status hukum menjadi kunci agar pembangunan dapat segera berjalan tanpa keraguan.
“Nah hari ini terjawab. Dan ini juga pertanyaan banyak dari perbankan,” ucapnya.
Ia menegaskan, dengan adanya kepastian tersebut, pengembang dapat bergerak cepat merealisasikan pembangunan rusun subsidi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Meski demikian, Ara memastikan Kementerian PKP tetap meminta pendampingan dari KPK dalam pelaksanaan program rusun subsidi agar seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Kami akan melakukan pelatihan, yang dipimpin Pak Irjen, akhir bulan Januari ini. Kami juga memohon narasumber dari KPK karena anggaran kami tahun ini meningkat 100 persen dibanding tahun lalu,” tegas Ara.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, KPK memang pernah menangani perkara suap terkait proyek pembangunan Meikarta yang menjerat Bupati Bekasi periode 2017–2022. Namun, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap.
Dalam penanganan perkara tersebut, lanjut Budi, KPK tidak menyita satu unit pun rumah susun di kawasan Meikarta.
“Artinya dalam kaitan dengan penindakan yang KPK lakukan, bahwa status dari Meikarta adalah clear and clean. Sehingga tentu KPK juga mendukung penuh upaya-upaya pemerintah melalui Kementerian PKP untuk mengoptimalisasikan aset-aset supaya memberikan kemaslahatan yang nyata bagi masyarakat banyak,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022