
Ilustrasi
JawaPos.com - Kota Tangerang dan Tangerang Selatan belakangan ini mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Begitu juga tingkat kebutuhan hunian. Hanya saja kepadatan penduduk itu banyak bersifat tidak tetap, sehingga hal ini menjadi peluang bisnis indekos bagi pemilik lahan atau tanah untuk berinvestasi.
Namun demikian bagi yang tidak memiliki tanah jangan khawatir tidak bisa ikut berkompetisi dalam bisnis ini. Bagi yang menganggap kos-kosan bagian dari investasi yang cukup bertumbuh bisa berinvestasi dari apartemen dan dibisniskan untuk mendapatkan passive income.
Salah satu apartemen yang banyak diincar untuk investasi kos-kosan yakni Apartemen Majestic Point Serpong (MPS).
Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Marcellus Chandra mengaku dalam pengembangan Apartemen Majestic Point Serpong pihaknya sengaja membidik pada pemburu passive income lewat bisnis kos-kosan. Sehingga programnya dalam memasarkan MPS itu disebut dengan Program Juragan Kost.
Artinya, ketika konsumen membeli unit apartemen, maka hunian tidak mesti harus ditempati, melainkan bisa menjadi nilai bisnis baru. "program tersebut cukup mengdongkrak angka penjualan dan menarik minat masyarakat dalam membeli apartemen untuk disewakan atau menjadi kost-kostan yang dikelola secara profesional PT PLI, selaku pengembang," Marcellus dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Rabu (20/9).
Marcell menceritakann, awalnya ide untuk mencetuskan konsep tersebut muncul setelah melihat banyak masyarakat, khususnya di daerah Tangerang yang ingin mempunyai passive income dengan cara membangun kost-kostan. Namun terkendala biaya yang cukup mahal, apalagi harga tanah di lokasi yang strategis sekarang sangat tinggi. “Modal untuk menjadi juragan kost-kostan cukup kecil, yaitu hanya Rp 10 juta,” ucap Marcell.
Sementara itu, General Manager Sales & Marketing PT PLI, Billy Tanutama menambahkan, harga Apartemen MPS sekarang mulai dari Rp 500 juta. Tetapi, melalui Program Juragan Kost tersebut, konsumen dengan modal Rp 10 juta sudah bisa langsung memiliki apartemen dengan cicilan sekitar Rp 30.000 per hari untuk 2 tahun pertama. Selain itu, pihak developer juga memberikan jaminan sewa sebesar 9 persen per tahun selama 2-3 tahun.
Untuk diketahui Apartemen MPS yang terdiri dari dari 30 lantai dengan 950 unit. Semua itu terhimpun dalam 2 tower, yakni Tower Lucia dan Tower Khan. Untuk Tower Lucia sendiri sudah habis terjual. Sementara Tower Khan masih tersisa 150 unit lagi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
