Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan dan Fadli Hartono sebagai Kepala dan Wakil Kepala Bakom RI di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10).
JawaPos.com - Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari Muhammad Qodari ke Syahganda Nainggolan kembali menyoroti kompetensi pejabat yang mengisi posisi tersebut.
Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga menilai, pergantian Kepala Bakom hingga empat kali dalam dua tahun menunjukkan posisi tersebut belum dipilih berdasarkan kompetensi, terutama di bidang komunikasi publik.
“Memang ironis, Prabowo hanya dalam dua tahun sudah mereshuffle empat kali kepala Bakom. Hal ini tidak akan terjadi bila kepala Bakom dipilih berdasarkan kompetensi, khususnya yang kompeten di bidang komunikasi,” kata Jamiluddin, Sabtu (3/10).
Namun begitu, ia menilai pergantian Qodari memang layak dilakukan karena Qodari dinilai tidak memiliki dasar yang kuat di bidang komunikasi, khususnya komunikasi publik. Latar belakang pendidikan Qodari di bidang politik disebut membuat pendekatan yang digunakan dalam komunikasi pemerintah cenderung bernuansa politik.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menggeser fungsi komunikasi dari pertukaran informasi menjadi upaya memengaruhi, mengendalikan, memperoleh, atau mempertahankan kekuasaan.
“Qodari suka tidak suka tidak memiliki basic yang kuat di bidang komunikasi, khususnya komunikasi publik. Karena itu, wajar saja komunikasi yang dilakukan Qodari jauh dari prinsip-prinsip komunikasi publik yang efisien dan efektif,” tuturnya.
Jamiluddin mengatakan, komunikasi yang terlalu menggunakan pendekatan politik berpotensi menimbulkan distorsi informasi dan manipulasi. Pesan yang disampaikan kepada publik, kata dia, tidak lagi sepenuhnya objektif karena fakta dapat dipilah dan dibingkai untuk membangun citra tertentu.
Praktik tersebut juga dinilai berpotensi memicu krisis kepercayaan terhadap lembaga pemerintah. Publik dapat menjadi skeptis terhadap informasi yang disampaikan apabila komunikasi dianggap memiliki motif politik tertentu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022