
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yasonna H. Laoly. (Istimewa)
JawaPos.com - Polri diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan dalam kasus dugaan bunuh diri istri polisi, Winda Lorenza Gowasa di Medan, Sumatera Utara. Seluruh alat bukti perlu dicek secara transparan untuk menjawab keraguan keluarga.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yasonna H. Laoly meminta kepada Polda Sumut untuk bersikap profesional. Pengusutan perkara harus berjalan transparan dan profesional.
Informasi adanya kejanggalan yang disampaikan keluarga korban harus didalami oleh penyidik. Dengan begitu, penyebab kematian korban tidak menjadi perdebatan.
“Jangan terburu-buru membangun kesimpulan sebelum seluruh fakta, alat bukti, keterangan saksi, hasil autopsi, pemeriksaan forensik, dan bukti-bukti lainnya diuji secara menyeluruh. Keluarga korban dan masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” kata Yasonna, Senin (10/8).
Baca Juga: Tim Hukum Yaqut Singgung Peran Komisi VIII DPR hingga Jokowi dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan, Polri perlu menjalankan prinsip scientific crime investigation. Dengan begitu, kesimpulan yang diambil akurat.
“Tidak boleh ada satu pun fakta yang diabaikan. Semua kejanggalan yang disampaikan keluarga harus diuji. Kalau memang tidak ditemukan tindak pidana, hal itu harus dapat dijelaskan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan," imbuhnya.
Bila ditemukan unsur pidana maka proses penegakan hukum harus dijalankan sesuai undang-undang.
Keluarga Winda memutuskan membuat laporan polisi di Polda Sumatera Utara. Laporan ini teregister dengan nomor LP/B/1286/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.
Laporan ini dibuat karena keluarga menilai kondisi jenazah janggal, tidak sesuai dengan dugaan awal bahwa korban bunuh diri menggunakan pistol milik suaminya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
