
Anggota DPD RI, Maria Caecilia Stevi Harman, menyoroti kesejahteraan petani, Senin (27/4). (Istimewa)
JawaPos.com – Anggota DPD RI, Maria Caecilia Stevi Harman, menekankan pentingnya perlindungan kesejahteraan bagi para petani sebagai “pahlawan pangan”. Ia mendorong agar petani dapat diakomodasi dalam skema perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Intervensi ketahanan pangan negara kita tidak boleh berhenti secara dangkal pada pemberian benih komoditas dan mesin alsintan. Kebijakan harus berani menembus hingga aspek perlindungan martabat dan kesejahteraan petani melalui jaminan sosial negara,” kata Stevi kepada wartawan, Senin (27/4).
Stevi juga menyoroti persoalan administratif yang kerap menyebabkan masyarakat miskin kehilangan akses terhadap BPJS PBI atau bantuan sosial. Ia menegaskan, hal tersebut tidak boleh terus terjadi.
“Tidak boleh ada kelompok yang merasa menjadi warga kelas dua,” tegasnya.
Baca Juga:Iran Tuding AS Biang Kegagalan Perundingan Islamabad, Diplomasi Mandek di Tengah Ketegangan Hormuz
Mengusung filosofi “Politik sebagai Obat” (The Healing Stateswoman), Stevi memandang masyarakat bukan sekadar angka statistik, melainkan entitas yang membutuhkan kebijakan publik yang tepat sasaran. Fokus tersebut diarahkan untuk mengatasi berbagai tantangan struktural seperti stunting, kerentanan pangan, dan kemiskinan, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
Di sisi lain, ia turut menyoroti pengembangan ekosistem ekonomi melingkar (circular economy) yang menghubungkan sektor hulu pertanian dengan hilir pariwisata di Labuan Bajo. Dalam model ini, bahan baku peternakan sapi dari Watu Mori Farm dipasok langsung ke Resto Say Se’i dan didukung oleh infrastruktur Hotel Parlezo.
Menurut Stevi, model bisnis terpadu tersebut mampu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan.
Sementara itu, di sektor perkebunan, ia juga memperjuangkan hilirisasi komoditas kakao di Manggarai Timur guna memutus rantai distribusi tengkulak.
“Dengan demikian, nilai tambah ekonomi dapat langsung dinikmati oleh para petani,” pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
