Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Maret 2026, 19.11 WIB

Kemlu Evakuasi 22 WNI dari Iran, Menko Polkam Djamari Chaniago: Bukti Negara Hadir

Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam) - Image

Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam)

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam evakuasi 22 WNI dari Iran. Dia menegaskan hal itu sebagai bukti hadirnya negara di tengah situasi konflik yang terus memanas di Timur Tengah.

Keterangan itu disampaikan oleh Menko Djamari setelah 22 WNI tersebut tiba di Indonesia pada Selasa (10/3). Dia menyatakan bahwa negara hadir untuk melindungi dan memastikan keselamatan seluruh WNI. Termasuk yang terdampak konflik di Iran.

”Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada WNI, sekaligus memastikan keselamatan warga negara tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika konflik internasional,” kata dia dalam keterangan resmi pada Rabu (11/2).

Sebanyak 22 WNI berhasil dipulangkan ke Indonesia setelah menempuh perjalanan udara melalui jalur transit di Baku, Azerbaijan. Pemerintah melalui Kemlu dan perwakilan Indonesia di kawasan terus melakukan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah konflik tersebut.

”Proses pemantauan situasi di kawasan konflik akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Tidak berhenti sampai di situ, tahapan evakuasi lanjutan akan segera dilaksanakan. Sehingga WNI yang masih berada di wilayah terdampak konflik di Timur Tengah bisa segera dipulangkan ke Indonesia. Pemerintah mengimbau WNI yang berada di kawasan konflik terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses repatriasi.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Kemlu terus mengupayakan proses evakuasi terhadap WNI yang diketahui masih terjebak di tengah eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

”Saya menyampaikan bahwa jika ada warga negara Indonesia yang ingin segera direpatriasi, khususnya di Teheran, itu bisa segera melakukan proses repatriasi dengan menginformasikan ke perwakilan kami,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono usai menyambut kedatangan 22 WNI dari Iran di Bandara Internasional Soetta, Tangerang, Banten, Selasa.

Sugino mengungkapkan Kemlu saat ini masih melakukan koordinasi dengan perwakilan kedutaan dan otoritas negara bagian untuk mengetahui seberapa banyak WNI yang akan dievakuasi dalam tahap selanjutnya.

”Kami dari Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi yang cukup berat, dengan perwakilan-perwakilan kita yang ada di negara-negara tersebut,” katanya.

Dia menyampaikan Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan tim antarkementerian guna memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tersebut.

”Saya kira saya perlu sampaikan bahwa sejak terjadinya serangan yang dilancarkan baik oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran, maupun dari Iran ke negara-negara tetangga di Teluk, kami dari Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi,” sebutnya.

Untuk diketahui, Kemlu telah memulangkan kembali sebanyak 22 WNI dari Teheran, Iran ke tanah air melalui gelombang pertama. Proses evakuasi akan dilanjutkan pada gelombang kedua dengan jumlah sebanyak 36 WNI yang kini masih di Iran. Mereka tercatat dan mendaftarkan diri untuk bisa dipulangkan ke tanah air.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore