
Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan telah memperoleh laporan dari gubernur dan bupati bahwa angka kemiskinan dan pengangguran terbuka turun di daerah.
Hal ini sebagaimana ia sampaikan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2).
"Para kepala daerah melaporkan di daerah-daerah mereka kemiskinan menurun. Mereka sudah merasakan pengangguran terbuka menurun," ujar Prabowo.
Tak hanya itu, para kepala daerah juga turut melaporkan bahwa jumlah orang bekerja di daerah meningkat. Bahkan, hitung-hitungan ratio gini di daerah dalam tren yang menurun.
"Mereka juga melihat tren bahwa jumlah orang bekerja meningkat. Mereka juga menghitung ratio gini dalam tren menurun," tukasnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang. Angka tersebut tercatat turun 490 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2025.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2025 tercatat sebesar 8,25 persen. Angka ini menurun 0,22 persen poin dibandingkan dengan Maret 2025.
“Sejak Maret 2023 hingga September 2025, jumlah dan tingkat kemiskinan secara konsisten terus mengalami penurunan,” kata Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2).
BPS juga mencatat bahwa penurunan tingkat kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Pada September 2025, tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan tercatat sebesar 6,6 persen, atau turun 0,13 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Sementara itu, tingkat kemiskinan di wilayah pedesaan tercatat sebesar 10,72 persen atau turun lebih dalam, yakni 0,31 persen poin dibandingkan Maret 2025. Namun demikian, secara jumlah, penduduk miskin masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
BPS mencatat sebanyak 12,32 juta penduduk miskin berada di Pulau Jawa atau setara 52,75 persen dari total penduduk miskin nasional. “Lebih dari separuh penduduk miskin Indonesia masih berada di Pulau Jawa,” jelas Amalia.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
