Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juni 2026 | 04.23 WIB

BGN Akui Dapur SPPG Menumpuk di Jawa, Langkah Tegas Penataan Segera Jalan

Nanik S. Deyang resmi menjadi kepala BGN setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin sore (8/6). Dia berjanji bakal efisien menggunakan anggaran MBG. (BPMI Setpres) - Image

Nanik S. Deyang resmi menjadi kepala BGN setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin sore (8/6). Dia berjanji bakal efisien menggunakan anggaran MBG. (BPMI Setpres)

JawaPos.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengatakan bahwa saat ini terdapat 27.877 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP) di seluruh Indonesia. Meski begitu, Nanik mengakui sebaran ribuan dapur tersebut tidak merata, bahkan menumpuk di Pulau Jawa. 

"Karena memang dari datanya Ibu Arumsari (Wakil Kepala BGN), dapur ini masih menumpuk di Jawa," ungkap Nanik usai pelantikannya di Istana, Jakarta, Senin (8/6).

Karena itu, lanjut Nanik, ke depannya BGN akan menghentikan sementara (morotarium) pendaftaran dapur baru, sembari menata ulang pemerataan dapur di Pulau Jawa dengan jumlah penerima manfaatnya.

"Jadi kita mau nata, mau nata misalnya Jawa Tengah ini harusnya butuh berapa, Jawa Barat ini butuh berapa, DKI butuh berapa dan lain-lain, Jawa Timur," ujarnya.

Setelah menata ulang dapur-dapur tersebut, BGN akan mempertimbangkan lagi apabila dibutuhkan dapur baru di sejumlah daerah Pulau Jawa atau tidak.

"Kemudian setelah kami menata, baru ya kami hitung apakah perlu kami membuka kembali atau tidak," kata Nanik.

Terkini, BGN akan fokus menjangkau penerima manfaat MBG di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Salah satu yang dilakukan adalah memanfaatkan fasilitas kantin sekolah sebagai dapur hingga bantuan tanggung jawab sosial dari perusahaan. Langkah itu dilakukan dalam rangka efisiensi anggaran. 

"Kami akan coba kerjasamakan atau kita bisa dibiayai dengan CSR-nya BUMN atau mungkin ada hibah dari luar negeri atau mungkin juga kalau di tempat itu ada perusahaan-perusahaan besar misalnya berinvestasi, masa sih bikinin dapur untuk masyarakat di situ enggak mau, kan enggak mahal juga. Jadi CSR mereka kan juga punya CSR," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore