
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin Rapim Kemhan-TNI pada Senin (19/1). (Instagram Sjafrie Sjamsoeddin)
JawaPos.com – Nama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin disebut-sebut masuk dalam bursa calon presiden (capres) 2029. Hal itu terpotret dalam hasil survei Indonesian Public Institute (IPI) yang dirilis pada Senin (9/2).
Selain Sjafrie, survei tersebut juga mencantumkan nama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai figur non-partai yang mulai diperhitungkan dalam kontestasi Pilpres 2029.
Pengamat politik, Fernando Emas, menilai kemunculan nama Sjafrie sebagai salah satu temuan paling mengejutkan dalam survei tersebut. Pasalnya, Sjafrie masuk dalam 10 besar bursa capres, bersanding dengan tokoh-tokoh besar seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Pramono Anung, Puan Maharani, hingga Agus Harimurti Yudhoyono.
“Posisi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di puncak survei memang tidak mengejutkan. Namun, masuknya nama Sjafrie membuka pertanyaan yang menarik sekaligus mengkhawatirkan bagi stabilitas politik pemerintahan saat ini,” kata Fernando kepada wartawan, Selasa (10/2).
Fernando menegaskan, Sjafrie bukan sosok baru dalam konstelasi kekuasaan nasional. Sebagai sahabat dekat Presiden Prabowo dan mantan perwira tinggi militer, Sjafrie dikenal memiliki pengaruh besar di lingkaran inti pemerintahan.
“Wataknya yang tegas dan latar belakang militernya membuatnya kerap dipandang sebagai salah satu menteri paling ‘powerful’ di kabinet. Namun justru di situlah potensi masalahnya. Ketika seorang Menteri Pertahanan mulai masuk radar calon presiden, alarm politik seharusnya berbunyi di Istana,” tegasnya.
Fernando juga menyinggung laporan investigasi salah satu majalah nasional yang mengungkap adanya ketegangan internal di tubuh pemerintahan. Ketegangan tersebut disebut melibatkan dua tokoh terdekat Presiden Prabowo, terkait perbedaan pandangan dalam skenario pembenahan ekonomi nasional.
“Yang menarik sekaligus meresahkan adalah fakta bahwa seorang Menteri Pertahanan begitu intens mengurusi isu ekonomi, yang sejatinya merupakan domain kementerian lain,” ujarnya.
Menurut Fernando, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius. Apakah keterlibatan Sjafrie dalam isu ekonomi merupakan upaya membangun citra sebagai pemimpin yang komprehensif, atau justru bagian dari strategi politik jangka panjang menuju Pilpres 2029.
“Jika jawabannya iya, maka Presiden Prabowo sedang menghadapi skenario politik yang sangat familiar dalam sejarah Indonesia, pengkhianatan dari orang terdekat,” urainya.
Fernando mengungkit peristiwa Pilpres 2004. Saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) era Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, memutuskan maju sebagai capres.
“SBY berhasil ‘menikung’ Megawati dan kemudian berkuasa selama dua periode. Itu menjadi contoh nyata bagaimana orang dalam pemerintahan bisa berubah menjadi rival politik paling serius,” jelasnya.
Fernando menilai sejarah berpotensi terulang. Dengan posisi strategis, pengaruh kuat, dan kedekatan personal dengan Presiden Prabowo, Sjafrie kini dinilai memiliki pola politik yang serupa.
“Sejarah politik Indonesia penuh ironi tentang pengkhianatan dari lingkaran dalam. Kedekatan personal tidak selalu berbanding lurus dengan loyalitas politik. Presiden Prabowo seharusnya lebih waspada terhadap dinamika ini,” pungkasnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
