Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri. (PKB)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri menilai Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran penting bagi bangsa. PKB pun mempunyai ikatan historis dan ideologis yang tidak terpisahkan dari NU. Seperti halnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menyebut PKB sebagai telurnya NU.
Hal itu disampaikan Hanif dalam diskusi publik bertajuk Transformasi Nahdlatul Ulama Memasuki Abad Kedua di Jakarta, Kamis (5/2). Kegiatan ini ditujukan untuk merawal warisan ulama sekaligus membuka pemikiran bagi masa depan NU.
“Sebagai anak, PKB tidak mungkin lepas tangan. Namun cinta tidak berarti mencampuri. PKB menghormati penuh kemandirian NU dan tidak masuk ke urusan internal,” kata Hanif.
Dia menilai, dinamika yang terjadi di NU harus menjadi momentum konsolidasi dan pembaruan. Baik aspek kelembagaan, tata kelola, maupun kepemimpinan.
“NU adalah pilar moderasi Islam, perekat sosial, dan penyangga moral bangsa. Jika NU melemah, baik secara kelembagaan, konsolidasi, maupun arah kepemimpinan, risikonya bukan hanya bagi warga NU, tetapi juga bagi stabilitas dan masa depan Indonesia,” imbuhnya.
Langkah ini juga sejalan dengan tujuan para pendiri NU. Yakni melayani umat, menjaga bangsa, dan menjadi sumber kebijaksanaan.
“NU terlalu besar untuk terseret kepentingan sempit. NU penting bagi negara, penting bagi pemerintah, dan penting bagi masa depan Indonesia. Menjaga NU tetap kuat, relevan, dan bersatu adalah kepentingan bersama,” tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
