
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com-Konsolidasi internal menjadi fokus utama Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Jawa Timur yang digelar serentak untuk 38 DPC kabupaten/kota di Surabaya, 20–21 Desember 2025.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Setelah pembukaan Konferda tingkat provinsi, Konfercab dilaksanakan secara bertahap hingga Minggu.
“Target kami seluruh Konferda dan Konfercab selesai besok siang. Semua berjalan lancar dan tertib,” ujar Said.
Ia menegaskan, agenda konsolidasi ini tidak semata-mata membahas target politik Pemilu 2029, melainkan menyiapkan fondasi dan prasyarat menuju ke sana. Said menilai partai harus keluar dari pola lama yang terlalu elitis.
“Kami ingin meninggalkan politik jargonistik dan politik salon. PDI Perjuangan harus bonding dengan kebutuhan masyarakat, mendengar aspirasi rakyat secara langsung,” katanya.
Menurut Said, tantangan ke depan menuntut partai untuk lebih peka terhadap perubahan sosial, terutama suara generasi muda. Ia menyebut pemilih Gen Z dan Gen Alpha menjadi kelompok strategis yang harus diajak berdialog secara setara.
“Partai harus menjadi pendengar yang baik. Aspirasi Gen Z dan Gen Alpha tidak bisa diabaikan,” ujarnya.
Said mengungkapkan, PDI Perjuangan Jawa Timur telah membuka berbagai forum diskusi untuk menjaring pandangan generasi muda. Seluruh masukan tersebut saat ini sedang dirumuskan menjadi sikap dan kebijakan politik partai.
“Masukan dari Gen Z sedang kami godok dan akan menjadi bagian dari arah politik PDI Perjuangan ke depan,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Perekonomian itu.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat menilai Konferda dan Konfercab sebagai bagian dari konsolidasi nasional partai. Setelah Jawa Timur, agenda serupa akan digelar di sejumlah provinsi lain.
“Target konsolidasi nasional ini selesai pada Desember. Ini momentum untuk introspeksi dan meneguhkan jati diri PDI Perjuangan,” ujar Djarot.
Ia menegaskan kembali positioning partai sebagai kekuatan politik wong cilik yang berpihak pada rakyat dan akar rumput. Selain itu, Djarot juga mengingatkan kader untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam sesuai peringatan BMKG. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
