Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 00.44 WIB

Prabowo Hadiri Akad Massal 26.000 Rumah Subsidi di Cileungsi Bogor, Terbesar dalam Sejarah

Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal 26.000 Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). (Youtube Setpres) - Image

Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal 26.000 Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). (Youtube Setpres)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal 26.000 Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Cileungsi, Bogor, pada hari ini, Senin (29/9). Presiden menyebut, jumlah akad massal tersebut bertambah dari sebelumnya dijanjikan sebanyak 25.000 akad massal.

"Memang Saudara Maruarar Sirait (Menteri PKP) janji 25.000 rumah pada tanggal 29 September, yaitu hari ini. Saya katakan, saya akan hadir, waktu itu saya masih ragu tanggal berapa bisa saya kembali dari acara saya di luar negeri. Alhamdulillah keburu, saya tiba tanggal 27 sore hari. Kemudian hari ini saya penuhi undangan Saudara Maruarar. Walaupun tidak sesuai dengan janji. Janjinya 25.000 ternyata yang dihasilkan 26.000," kata Prabowo dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho menyebut akad massal rumah subsidi yang digelar hari ini merupakan yang terbesar dalam sejarah. Ia menyebut, helatan akad massal ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Akad massal ini menjadi akad massal terbesar dalam sejarah sebagai bentuk dukungan atas asta cita Bapak Presiden dalam mewujudkan program 3 Juta Rumah," kata Heru dalam sambutannya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo lantaran sudah meningkatkan alokasi KPR subsidi FLPP dari sebelumnya hanya 220 ribu unit menjadi 350 ribu unit pada tahun 2025.

Menurutnya, penambahan kuota ini makin memperluas kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni dengan harga yang terjangkau.

"Di tahun-tahun sebelumnya kami laporkan kami hanya menyalurkan rata-rata 200 sampai 250 ribu unit Pak, sehingga kenaikan tahun ini merupakan kenaikan terbesar dalam sejarah KPR subsidi FLPP," bebernya.

Dia juga menyampaikan, dalam upaya memperluas akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah berupaya mendorong agar KPR subsidi FLPP dapat dinikmati segmen baik yang berpenghasilan tetap maupun masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap.

Adapun FLPP merupakan salah satu program pemerintah yang paling diminati oleh masyarakat. Program ini diperuntukkan utamanya dengan berbagai kemudahan fasilitas.

"Seperti uang muka hanya 1%, kemudahan bunga tetap 5 persen sampai lunas, dan tenor cicilan yang panjang hingga 20 tahun. Dalam hal ini angsuran sudah termasuk program asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit," ungkapnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore